Monday, February 2, 2026
  • Login
EnglishIndonesian
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
EnglishIndonesian
Home Artikel

Mengapa Membakar Sampah Bukan Solusi untuk Menyelesaikan Permasalahan Sampah?

by Aliansi Zero Waste Indonesia
August 13, 2024
in Artikel, False Solutions
Reading Time: 3min read
0
insinerator

tungku bakar di bandung

0
SHARES
763
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Membakar sampah sering dianggap sebagai solusi cepat dan murah untuk mengurangi volume sampah, terutama di negara-negara berkembang. Namun, praktik ini ternyata membawa lebih banyak dampak negatif daripada manfaat. Berdasarkan berbagai riset dan data, membakar sampah bukanlah solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan sampah. Lantas, apa saja dampak yang dapat ditimbulkan dari praktik tersebut?

1. Polusi Udara dan Dampak Kesehatan

Membakar sampah menghasilkan berbagai polutan berbahaya, seperti dioksin, furan, partikel halus (PM2.5), karbon monoksida (CO), dan berbagai gas rumah kaca lainnya. Menurut laporan dari World Health Organization (WHO), dioksin adalah salah satu polutan yang paling berbahaya, karena bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker) dan dapat merusak sistem imun serta hormon manusia. Dioksin adalah senyawa kimia yang sangat beracun, dapat menyebabkan masalah kesehatan serius seperti gangguan hormon, kerusakan sistem imun, dan kanker. Dioksin termasuk dalam selusin kotor – sekelompok bahan kimia berbahaya yang dikenal sebagai polutan organik persisten (POPs).

Sebuah studi yang dipublikasikan oleh Journal of Environmental Science and Technology menyebutkan bahwa pembakaran sampah adalah salah satu sumber utama dioksin di udara, terutama di negara-negara yang tidak memiliki sistem pengelolaan limbah yang memadai . Polusi udara ini tidak hanya berbahaya bagi lingkungan, tetapi juga bagi kesehatan manusia. Orang-orang yang tinggal di dekat tempat pembakaran sampah memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit pernapasan, jantung, dan kanker .

2. Kontribusi Terhadap Perubahan Iklim

Membakar sampah juga menyumbang emisi gas rumah kaca yang signifikan, seperti karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4). Kedua gas ini berperan besar dalam pemanasan global dan perubahan iklim. Menurut data dari United Nations Environment Programme (UNEP), sekitar 5% dari emisi global metana berasal dari pembakaran sampah terbuka .

Studi lain yang dilakukan oleh Global Alliance for Incinerator Alternatives (GAIA) menunjukkan bahwa pembakaran sampah menghasilkan lebih banyak CO2 per ton sampah dibandingkan metode pembuangan lainnya seperti daur ulang atau pembuatan kompos. Pembakaran sampah juga mengurangi potensi penyerapan karbon yang dapat dilakukan oleh tanah melalui kompos atau daur ulang organik.

3. Pemborosan Sumber Daya

Pembakaran sampah adalah bentuk pemborosan sumber daya yang signifikan. Material yang bisa didaur ulang atau diolah menjadi kompos hilang begitu saja ketika dibakar. Ini terutama berlaku untuk sampah organik, plastik, kertas, dan logam. Padahal, dengan sistem pengelolaan sampah yang baik, material-material ini bisa dimanfaatkan kembali untuk produksi barang-barang baru, yang pada gilirannya dapat mengurangi kebutuhan akan bahan baku baru dan energi.

Menurut Ellen MacArthur Foundation, daur ulang dan penggunaan ulang material dapat mengurangi konsumsi energi global hingga 40% dan emisi CO2 hingga 50% dibandingkan dengan pembakaran sampah .

4. Kerusakan Ekosistem dan Biodiversitas

Berdasarkan riset yang dikeluarkan Nexus3 Foundation bersama Ecoton, abu dan residu beracun (fly ash dan bottom ash) yang dihasilkan baik dari pembakaran terbuka maupun Waste to Energy dapat menyebabkan pencemaran tanah dan air. Hal ini akan berdampak langsung pada ekosistem lokal, mengancam kehidupan flora dan fauna.

Penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Environmental Management juga menunjukkan bahwa area yang terpapar pembakaran sampah memiliki tingkat biodiversitas yang lebih rendah dibandingkan dengan area yang bebas dari polusi tersebut.

5. Kerugian Ekonomi

Meskipun membakar sampah tampak seperti solusi murah dalam jangka pendek, biaya kesehatan dan lingkungan yang timbul dari polusi udara dan perubahan iklim sangat tinggi. Sebuah laporan dari World Bank memperkirakan bahwa kerugian ekonomi akibat dampak kesehatan dan lingkungan dari pembakaran sampah mencapai miliaran dolar setiap tahunnya di seluruh dunia .

Selain itu, pembakaran sampah yang tidak dikontrol dapat merusak aset fisik seperti bangunan dan infrastruktur, yang pada akhirnya memerlukan biaya perbaikan atau penggantian yang tidak sedikit.

Alternatif yang Lebih Berkelanjutan

Alih-alih membakar sampah, ada berbagai solusi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan untuk mengatasi permasalahan sampah. Seperti pengelolaan sampah yang berkelanjutan dengan menerapkan prinsip-prinsip zero waste; pengurangan sumber (reduce), dan penggunaan ulang (reuse) hingga pengelolaan sampah yang sedekat mungkin dari sumbernya terbukti efektif dalam mengurangi volume sampah dan dampak lingkungannya.

Menurut Circular Economy Initiative di Eropa, penerapan ekonomi sirkular di mana produk dan material terus digunakan dalam siklus yang tertutup dapat mengurangi produksi sampah hingga 80% dan emisi gas rumah kaca hingga 70%. (Kia)

Previous Post

Dietplastik Indonesia, YPBB Bandung dan PPLH Bali Luncurkan Project MERIT untuk Petakan Emisi Metana di TPA 3 Provinsi

Next Post

Berbagi Sayur Asik Tanpa Plastik

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Anak Muda dan Zero Waste; Dari Perubahan Gaya Hidup Hingga Kebijakan

April 2, 2021
Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

February 1, 2023
Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

February 19, 2021
5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

February 9, 2021
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Indonesia and Other Countries’ Efforts in Ending Plastic Pollution

7373
Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

1371
plastic treaty

Mengungkap Solusi Palsu dalam Negosiasi Perjanjian Internasional tentang Plastik

928
Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

98
insinerator

Menata Ulang Kebijakan Pengelolaan Sampah Nasional: Perkuat Larangan Insinerator dan Percepat Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

January 23, 2026
Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

December 18, 2025
Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

December 16, 2025
Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

November 11, 2025

Recent News

insinerator

Menata Ulang Kebijakan Pengelolaan Sampah Nasional: Perkuat Larangan Insinerator dan Percepat Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

January 23, 2026
Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

December 18, 2025
Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

December 16, 2025
Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

November 11, 2025
Aliansi Zero Waste Indonesia

Aliansi Zero Waste Indonesia | Go For Zero Waste

Follow Us

  • Facebook
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • LinkedIn

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In