Thursday, January 8, 2026
  • Login
EnglishIndonesian
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
EnglishIndonesian
Home Siaran Pers

Proyek MERIT Luncurkan Kertas Kebijakan Terkait Upaya Pengurangan Gas Metana di Indonesia

by Aliansi Zero Waste Indonesia
March 21, 2025
in Siaran Pers
Reading Time: 4min read
0
Proyek MERIT Luncurkan Kertas Kebijakan Terkait Upaya Pengurangan Gas Metana di Indonesia
0
SHARES
161
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, 27 Februari 2025. Metana merupakan gas rumah kaca yang memiliki potensi pemanasan global yang lebih tinggi dibandingkan karbon dioksida dalam jangka waktu 100 tahun. Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) menjadi salah satu sumber emisi metana terbesar secara global, berkontribusi hingga 18% dari total emisi antropogenik metana. Emisi ini tidak hanya berdampak pada perubahan iklim tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas udara lokal serta kesehatan masyarakat di sekitar TPA. Untuk merespon situasi ini, Proyek MERIT – inisiatif yang digagas oleh Dietplastik Indonesia, YPBB Bandung, dan PPLH Bali yang mengembangkan metode pengawasan kinerja metana tempat pemrosesan akhir (TPA) secara kredibel dan berbasis sains- meluncurkan Kertas Kebijakan (policy brief) terkait hasil kajian pengukuran dan dan pengurangan emisi metana dari 3 TPA di Indonesia.

Proyek MERIT dilakukan di tiga TPA regional yang berada pada tiga Provinsi, yaitu TPST Bantar Gebang Jakarta, TPA Suwung di Bali, dan TPPAS Sarimukti di Jawa Barat. Proyek MERIT merupakan inisiatif pertama di Indonesia yang menghitung emisi metana di tiga TPA tingkat provinsi menggunakan metode Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC)[1] Tier 2 dengan verifikasi pengukuran menggunakan alat Closed Flux Chamber (CFC)[2]. Kajian Proyek MERIT juga merupakan proyek pertama di Indonesia yang melakukan pengukuran kandungan Degradable Organic Carbon (DOC) pada enam jenis komposisi sampah di tiga TPA regional.

“Pengukuran menggunakan IPCC Tier-2 dengan verifikasi menggunakan Closed Flux Chamber (CFC) di 3 TPA yang dilakukan untuk mendapatkan parameter-parameter kunci dalam pengukuran emisi metana, dilengkapi dengan fluks emisi metana di sub-zona di TPA. Data primer parameter-parameter kunci non default dari 3 TPA ini untuk meningkatkan akurasi perhitungan emisi baseline di masing – masing TPA yang relevan untuk digunakan untuk TPA lainnya. Ini akan membantu pengelola TPA ataupun pemerintah daerah untuk menilai kinerja TPA masing-masing.” jelas Bapak Didin Agustian, Tenaga Ahli Udara Proyek MERIT.

Selain menguji metode pengukuran pengukuran emisi metana di TPA yang lebih tepat untuk konteks di Indonesia, Proyek MERIT telah memiliki baseline emisi metana tahun ke-0 untuk tiga TPA utama. Hal ini dapat digunakan sebagai dasar untuk menghitung pengurangan emisi untuk Tahun 1-5 (2025-2030).  Dengan adanya baseline ini, strategi mitigasi emisi metana dapat dirancang secara lebih terukur dan berbasis data. “Baseline emisi metana yang didapatkan di Proyek MERIT ini dapat menjadi basis data penentuan intervensi kebijakan pengelolaan sampah untuk mitigasi perubahan iklim. Data baseline emisi gas metana perlu diupdate secara berkala untuk dapat melihat dampak dari implementasi kebijakan. Untuk dapat merumuskan program kebijakan terkait persampahan, indikator emisi gas metana perlu dipertimbangkan sehingga ada co-benefit antara perbaikan pengelolaan persampahan dan iklim terutama dalam penentuan skala prioritas  pelaksanaan program.” ujar Siti Ainun, Tenaga Ahli Persampahan Proyek MERIT.

Berdasarkan kajian ini, efektivitas pengurangan metana di TPA memerlukan dua arus utama, yaitu pengurangan jumlah sampah dan komposisi sampah yang masuk ke TPA, dan juga adanya pengelolaan TPA yang baik dan tepat. Beberapa rekomendasi terkait pengurangan metana di TPA diluncurkan oleh Proyek MERIT melalui Kertas Kebijakan yang diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Bali, Provinsi Kalimantan Selatan, dan Kota Bogor. Salah satu rekomendasi kebijakan yang diajukan adalah mengenai pengalokasian penganggaran pengelolaan sampah. “Di aturan Kepmendagri No. 900.1.15.5-3406 Tahun 2024 kegiatan terkait pengelolaan sampah sudah diatur di dalam nomenklatur di aturan tersebut. Dengan demikian, tahapan atau metodologi yang sudah dilakukan oleh Proyek MERIT untuk pengelolaan TPA, dalam hal ini pengukuran pengurangan emisi metana, bisa dilakukan oleh pemerintah daerah dan masuk ke sistem informasi, sehingga bisa dianggarkan. Ini sudah ada di sistem pemerintahan kita, sehingga tidak perlu aturan baru dari pemerintah daerah.” ungkap David Sutasurya, Direktur Eksekutif Yaksa Pelestari Bumi Berkelanjutan (YPBB) Bandung.

“Pemantauan emisi metana yang kredibel adalah syarat utama bagi efektivitas proyek pengurangan emisi metana dari pengelolaan sampah. Pengukuran yang kredibel menjadi kunci dalam mobilisasi pendanaan iklim, khususnya dalam upaya pengurangan emisi gas rumah kaca. Kami juga ingin menekankan bahwa proyek MERIT bukan hanya sekadar studi, tetapi juga menjadi model bagi kebijakan mitigasi berbasis data di Indonesia.” jelas Tiza Mafira selaku Direktur Eksekutif Dietplastik Indonesia.

—

Tentang Proyek MERIT

Proyek MERIT adalah kolaborasi program oleh Dietplastik Indonesia, Yaksa Pelestari Bumi Berkelanjutan (YPBB) Bandung, dan Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup PPLH Bali yang mengembangkan metode pengawasan kinerja metana tempat pemrosesan akhir (TPA) secara kredibel dan berbasis sains. Program yang dilakukan di Provinsi Jakarta, Jawa Barat, dan Bali ini diiringi dengan pendampingan kepada Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kapasitas dalam melakukan pemantauan untuk perencanaan, pengelolaan, pengawasan, penegakan, dan pelaporan kinerja TPA tersebut. Proyek MERIT diharapkan dapat menghasilkan bukti ilmiah untuk pencegahan emisi metana dan memfasilitasi pengambilan keputusan kebijakan yang memadai dalam pengelolaan sampah di Indonesia. Proyek MERIT didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia dan merupakan bagian dari program Global Methane Hub – sebuah program pendanaan global untuk mitigasi metana dalam sektor energi, pertanian, dan persampahan

Narahubung

Zakiyus Shadicky – Project Lead Proyek MERIT/Senior Research Lead Dietplastik Indonesa

zaki@plasticdiet.id

+628112441901

Tags: metanaTPAzero waste
Previous Post

Tiga Pulau di Kepulauan Seribu Terkontaminasi Mikroplastik, Ancaman Tak Terlihat di Dekat Jakarta

Next Post

Protokol Guna Ulang Untuk Mewujudkan Ramadan Ramah Lingkungan

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Anak Muda dan Zero Waste; Dari Perubahan Gaya Hidup Hingga Kebijakan

April 2, 2021
Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

February 1, 2023
Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

February 19, 2021
5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

February 9, 2021
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Indonesia and Other Countries’ Efforts in Ending Plastic Pollution

7373
Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

1371
plastic treaty

Mengungkap Solusi Palsu dalam Negosiasi Perjanjian Internasional tentang Plastik

928
Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

98
Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

December 18, 2025
Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

December 16, 2025
Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

November 11, 2025
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

New Presidential Regulation on Waste-to-Energy (PSEL): A Shortcut that Threatens the Environment and State Finances

October 29, 2025

Recent News

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

December 18, 2025
Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

December 16, 2025
Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

November 11, 2025
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

New Presidential Regulation on Waste-to-Energy (PSEL): A Shortcut that Threatens the Environment and State Finances

October 29, 2025
Aliansi Zero Waste Indonesia

Aliansi Zero Waste Indonesia | Go For Zero Waste

Follow Us

  • Facebook
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • LinkedIn

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In