Tuesday, April 21, 2026
  • Login
EnglishIndonesian
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
EnglishIndonesian
Home Artikel

Peran Perempuan dalam Menangani Sampah

by Aliansi Zero Waste Indonesia
April 21, 2026
in Artikel
Reading Time: 3min read
0
Kurangi Plastik Sachet, Komunitas Wadulink Buka Toko Isi Ulang Welink
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sampah pada dasarnya merupakan suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari suatu sumber hasil aktivitas manusia maupun proses-proses alam yang mempunyai nilai ekonomi tinggi, jika dimanfaatkan dengan baik dan benar. Tetapi jika dibiarkan saja, maka sampah akan mempunyai nilai ekonomi yang negatif karena dalam penanganannya baik untuk membuang atau membersihkannya memerlukan biaya yang cukup besar.

Sampah dan pengelolaannya kini menjadi masalah yang kian mendesak di Indonesia, sebab apabila tidak dilakukan penanganan yang baik akan mengakibatkan terjadinya perubahan keseimbangan lingkungan yang merugikan atau tidak diharapkan sehingga dapat mencemari lingkungan baik terhadap tanah, air dan udara. Oleh karena itu untuk mengatasi masalah pencemaran tersebut diperlukan penanganan dan pengendalian terhadap sampah.

Berbicara mengenai lingkungan hidup khususnya sampah tidak dapat dipisahkan dari peranan perempuan. Sejatinya perempuan berpotensi besar dalam penanganan atau pelestarian lingkungan hidup. Namun, posisi perempuan yang masih belum juga menguntungkan membuat perempuan acapkali dipandang sebelah mata. Rentannya posisi perempuan ini diantaranya diakibatkan oleh kuatnya dominasi budaya patriarki yang telah mengakar di masyarakat, sehingga hal ini membuat posisi perempuan semakin lemah.

Prinsip kesetaraan gender yang akhir-akhir ini marak diusung oleh beberapa kalangan ternyata masih belum sepenuhnya mampu mengangkat perempuan dari ketertindasan, eksploitasi dan keterpurukan. Ketika terjadi kerusakan lingkungan yang merupakan akibat dari penggunaan sumber daya alam yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungan, maka perempuan menjadi pihak yang paling beresiko terkena dampak dari kerusakan lingkungan tersebut. Kehidupan perempuan sebagian besar memang bersentuhan langsung dengan alam, mulai dari kegiatan rumah tangga, produksi, konsumsi hingga kegiatan sosial perempuan, dilain itu perempuan lebih sering berhubungan langsung dengan alam ketimbang laki-laki.

Peran perempuan dalam melestarikan lingkungan memang belum banyak, namun bukan berarti tidak ada. Ruang untuk keterlibatan perempuan secara lebih mendalam juga dirasa belum memadai. Perempuan sering tidak dilibatkan dalam sebagian besar kebijakan dan kontrol terhadap sumber daya alam yang menopang kehidupan mereka. Padahal pada target capaian Millenium Development Goals (MDGs) pada tahun 2015, mensyaratkan pentingnya keterlibatan perempuan pada semua tujuan yang akan dicapai.

Mengikutsertakan perempuan dalam pengelolaan lingkungan adalah agar perempuan memahami betapa pentingnya lingkungan sehingga perempuan akan menjaga, memelihara lingkungan, dengan demikian perempuan akan mempunyai andil besar untuk menjaga, memelihara lingkungan dengan baik dan juga dapat menjaga kebersihan lingkungan dari lingkup yang paling kecil. (KLH RI,2007)

Berangkat dari kesadaran tersebut, maka peran gender (perempuan) dalam menangani sampah sangat dibutuhkan.  Karena fakta dilapangan ibu rumah tangga berpengaruh dalam mewujudkan zero waste cities  dan ibu rumah tangga dipercaya dan bisa diandalkan terkait proses pemilahan sampah. Maka dari itu penulis memberikan  salah satu contoh dari kegiatan atau program yang sudah dilakukan oleh YPBB (Yayasan  Pengembangan  Biosains Bioteknologi), dimana ada keikutsertaan perempuan dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

Penulis mewawancarai Anil Staf dari YPBB, dalam wawancara tersebut, “YPBB telah menggandeng kelompok perempuan dalam pertemuan sosialisasi program pengelolaan sampah dari kawasan di beberapa RW. Sosialisasi teknis pemilahan sampah dari rumah ke rumah dilakukan oleh kader RW yang kebanyakan juga perempuan. Bersama tokoh masyarakat, kader karang taruna, dan kader RW, mereka keterlibatan mendorong partisipasi aktif pemilahan dari level rumah tangga”.

Kegiatan-kegiatan juga dilakukan kepada para ibu-ibu PKK, diantaranya meliputi :

  • Pelatihan Zero Waste Lifestyle dengan ibu-ibu PKK Kelurahan Lebak Gede, pada tanggal 21 November 2019
  • Pelatihan Zero Waste Lifestyle Bersama Ibu-Ibu PKK di Kec.Coblong, Kota Bandung, pada tanggal 12 Maret 2020
  • Pelatihan Zero Waste Lifestyle di PKK Kelurahan Sekeloa, pada tanggal 13 Maret 2020

Dari berbagai kegiatan yang dilakukan oleh perempuan khususnya ibu-ibu rumah tangga, ibu-ibu PKK,serta yang lainnya. Dalam membantu mengatasi permasalahan sampah dengan belajar memilah-milah sampah, agar hal tersebut bisa mengurangi dampak lingkungan yang terjadi akibat adanya sistem pengolahan sampah yang masih buruk. 

Dengan adanya kegiatan sosialisasi dengan melakukan pelatihan-pelatihan Zero Waste Lifestyle kepada ibu-ibu PKK dari berbagai macam kecamatan di kota Bandung khususnya. Diharapkan peran perempuan semakin banyak terlibat dan kontribusinya sangat dibutuhkan dalam upaya menangani sampah ini.

 Anil selaku Staff YPBB juga memberikan pendapatnya, seberapa penting peran perempuan dalam menangani sampah. “Perempuan memiliki peranan yang sangat penting, dikarenakan perempuan memiliki jiwa kebersihan yang tinggi dan perempuan lebih bisa diharapkan dalam menangani sampah”. 

Pada akhirnya peran perempuan dalam menangani sampah sangat dibutuhkan serta kehidupan perempuan tidak dapat dilepaskan dari lingkungan hidup. Peran dan partisipasi perempuan dalam pengelolaan lingkungan khususnya pengelolaan sampah rumah tangga sangat diperlukan, demi terciptanya masa depan lingkungan yang lebih baik. (Magang-Cindy)

Previous Post

Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Anak Muda dan Zero Waste; Dari Perubahan Gaya Hidup Hingga Kebijakan

April 2, 2021
Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

February 1, 2023
Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

February 19, 2021
5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

February 9, 2021
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Indonesia and Other Countries’ Efforts in Ending Plastic Pollution

7373
Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

1371
plastic treaty

Mengungkap Solusi Palsu dalam Negosiasi Perjanjian Internasional tentang Plastik

928
Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

98
Kurangi Plastik Sachet, Komunitas Wadulink Buka Toko Isi Ulang Welink

Peran Perempuan dalam Menangani Sampah

April 21, 2026
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

April 14, 2026
Brand Audit Ungkap Dominasi Sampah Sachet Di Kota Kediri, Refill System Jadi Solusi Strategis

Brand Audit Ungkap Dominasi Sampah Sachet Di Kota Kediri, Refill System Jadi Solusi Strategis

April 9, 2026
Lonjakan Harga dan Krisis Pasokan Plastik Tunjukkan Saatnya Indonesia Beralih ke Sistem Guna Ulang

Lonjakan Harga dan Krisis Pasokan Plastik Tunjukkan Saatnya Indonesia Beralih ke Sistem Guna Ulang

April 6, 2026

Recent News

Kurangi Plastik Sachet, Komunitas Wadulink Buka Toko Isi Ulang Welink

Peran Perempuan dalam Menangani Sampah

April 21, 2026
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

April 14, 2026
Brand Audit Ungkap Dominasi Sampah Sachet Di Kota Kediri, Refill System Jadi Solusi Strategis

Brand Audit Ungkap Dominasi Sampah Sachet Di Kota Kediri, Refill System Jadi Solusi Strategis

April 9, 2026
Lonjakan Harga dan Krisis Pasokan Plastik Tunjukkan Saatnya Indonesia Beralih ke Sistem Guna Ulang

Lonjakan Harga dan Krisis Pasokan Plastik Tunjukkan Saatnya Indonesia Beralih ke Sistem Guna Ulang

April 6, 2026
Aliansi Zero Waste Indonesia

Aliansi Zero Waste Indonesia | Go For Zero Waste

Follow Us

  • Facebook
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • LinkedIn

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In