Friday, January 16, 2026
  • Login
EnglishIndonesian
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
EnglishIndonesian
Home Artikel

Kelompok Masyarakat Sipil Mengajak Pawai Bebas Plastik Terbesar di Jakarta

by Aliansi Zero Waste Indonesia
October 11, 2020
in Artikel
Reading Time: 3min read
3
Civil Society Organisations Invite Public to Join the Biggest Plastic March in Jakarta
0
SHARES
323
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Jakarta (11/7). Di Indonesia, sampah plastik tidak hanya menjadi masalah di wilayah darat saja, tapi juga sudah menyebar luas hingga ke wilayah laut. Bahkan riset yang dilakukan oleh Dr. Jenna Jambeck pada tahun 2015, menempatkan Indonesia sebagai negara kedua terbesar di dunia yang membuang sampah plastik ke lautan. Hal ini tentunya bukan merupakan ‘prestasi’ yang baik. Selain mencemari lingkungan, ini mencemari nama baik Indonesia di mata dunia.

Bahaya daripada polusi plastik sudah sangat memprihatinkan. Seringkali kita melihat berita satwa laut tidak sengaja memakan plastik, sedotan plastik di hidung kura-kura atau kantong plastik di dalam perut paus di Wakatobi hingga 5,9 kg plastik. Selain ekosistem laut yang terancam karena plastik, manusia pun juga. Temuan yang dilakukan oleh beberapa peneliti di Medical University of Vienna tahun lalu menemukan pertama kalinya bahwa mikroplastik sudah terdapat pada tubuh manusia.
Melihat fakta-fakta tersebut perlu adanya suatu gerakan bersama sebagai upaya pengurangan sampah plastik agar di tahun 2025 kita bisa mengurangi sampah plastik sebesar 70 persen, sesuai dengan target nasional untuk mengurangi sampah plastik di laut.
“Pemerintah dan pihak swasta harus terdepan untuk memastikan Indonesia bebas sampah plastik. Kebijakan pelarangan plastik sekali pakai tidak boleh ditunda lagi sembari sampah plastik yang sudah terlanjur ada harus terkelola dengan baik. Masyarakat akan membantu pemerintah untuk memastikan Indonesia bebas sampah plastik.”, ujar Bustar Maitar, dari Pandu Laut Indonesia.
Pawai Bebas Plastik adalah gerakan bersama dan aksi terbesar di Indonesia, yang mengajak masyarakat menunjukkan komitmennya untuk menolak plastik sekali pakai yang akan diselenggarakan pada hari Minggu tanggal 21 Juli 2019 di Bundaran HI dan Lapangan Aspirasi Monas. Adapun agenda daripada acara ini adalah Pawai, Orasi, Flashmob, Monster Plastik dan Pertunjukan Musik.
Pawai ini bertujuan untuk mengajak masyarakat mendeklarasikan komitmen yang akan mereka jalani dalam kehidupan sehari-hari, seperti misalnya menolak kresek sekali pakai, menolak sedotan plastik, memilih curah ketimbang sachet, memilah sampah di rumah, dan membersihkan sampah plastik layak daur ulang sebelum membuangnya.
Selain komitmen individu, pawai ini juga bertujuan menyatukan suara masyarakat dalam mendesak tiga hal:
Pemerintah melarang plastik sekali pakai (berupa kantong plastik, sedotan plastik, styrofoam, sachet dan microbeads) dan berlaku secara nasional

Pemerintah memperbaiki sistem tata kelola sampah berupa:

Penegakan sistem pemilahan sampah dari sumber hingga akhirMendukung produksi kemasan dalam negeri yang pro lingkungan, pro kearifan lokal, dan bebas plastik
Produsen dan pelaku usaha bertanggung jawab atas sampahnya dengan cara:

Mengambil kembali sampah kemasan yang dihasilkannyaBerinovasi dalam merancang kemasan plastik agar lebih mudah diguna ulang atau didaur ulangBerinovasi dalam sistem pengiriman produk agar tidak mengandalkan plastik sekali pakai
“Kami melihat adanya peningkatan kesadaran dari masyarakat umum tentang bahayanya plastik sekali pakai, seperti misalnya mereka menolak menggunakan plastik kresek saat berbelanja. Kami ingin mengakomodir suara mereka yang ingin adanya perubahan tidak hanya pada kehidupan sehari-hari mereka, tapi perubahan pada tingkat yang lebih besar. Pawai ini adalah gerakan masyarakat untuk menuntut pelarangan plastik sekali pakai.”, ujar Maritta Rastuti, Direktur Eksekutif Indorelawan.
Pawai Bebas Plastik merupakan rangkaian dari kampanye yang dilakukan oleh Robi Navicula, seorang musisi yang juga aktivis lingkungan, untuk menyerukan pentingnya pengendalian terhadap plastik sekali pakai.
“Melalui pawai ini, kami ingin menyerukan bahwa penting bagi kita semua untuk mulai menghentikan konsumsi terhadap plastik sekali pakai yang telah terbukti dampak negatifnya bagi lingkungan hidup, termasuk manusia,” ujar Robi Navicula. “Saat ini Indonesia ibarat ember yang telah penuh, yang airnya meluber kemana-mana. Keran yang terbuka diatas ember tersebut ibarat produksi plastik sekali pakai yang terus mengucur ke ember. Selama ini kita ibarat mengepel air yang meluber , dengan melakukan kegiatan-kegiatan seperti bersih-bersih pantai, recycle, dll. Kegiatan “mengepel” ini masih tetap perlu dilakukan, tapi berbareng dengan itu, tindakan yang masuk akal adalah menutup keran.”, tambahnya.
Upaya Indonesia untuk mengendalikan sampah plastik dimulai secara serentak pada tahun 2016, ketika uji coba pelaksanaan kantong plastik tidak gratis di gerai ritel modern di 27 kota besar. Hal tersebut diikuti dengan peraturan-peraturan untuk melarang penggunaan kantong plastik di beberapa daerah, seperti Banjarmasin, Balikpapan, Bogor, Denpasar, Provinsi Bali, dan masih banyak lagi.
“Pawai ini juga merupakan selebrasi atas putusan Mahkamah Agung yang menyatakan bahwa Pemerintah Daerah memiliki kewenangan untuk melarang plastik sekali pakai seperti kantong plastik, sedotan, dan styrofoam. Hal ini merupakan kemenangan tidak hanya untuk Bali yang menjadi target gugatan uji materiil di Mahkamah Agung, tetapi juga merupakan afirmasi kepada semua daerah termasuk DKI Jakarta yang sedang merencanakan pelarangan plastik sekali pakai.”, ujar Tiza Mafira, Direktur Eksekutif Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik.
Pawai ini, harapannya, dapat mendorong setiap orang untuk mulai melakukan aksi nyata untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan tiap daerah untuk melakukan hal yang sama seperti daerah yang sudah melakukan upaya pelarangan terhadap plastik sekali pakai.
Kontak Media:
Sabrina (0821-2593-9563)
Previous Post

Supreme Court: Local Governments Can Ban Single-Use Plastics

Next Post

Civil Society Organisations Invite Public to Join the Biggest Plastic March in Jakarta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Anak Muda dan Zero Waste; Dari Perubahan Gaya Hidup Hingga Kebijakan

April 2, 2021
Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

February 1, 2023
Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

February 19, 2021
5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

February 9, 2021
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Indonesia and Other Countries’ Efforts in Ending Plastic Pollution

7373
Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

1371
plastic treaty

Mengungkap Solusi Palsu dalam Negosiasi Perjanjian Internasional tentang Plastik

928
Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

98
Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

December 18, 2025
Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

December 16, 2025
Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

November 11, 2025
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

New Presidential Regulation on Waste-to-Energy (PSEL): A Shortcut that Threatens the Environment and State Finances

October 29, 2025

Recent News

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

December 18, 2025
Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

December 16, 2025
Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

November 11, 2025
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

New Presidential Regulation on Waste-to-Energy (PSEL): A Shortcut that Threatens the Environment and State Finances

October 29, 2025
Aliansi Zero Waste Indonesia

Aliansi Zero Waste Indonesia | Go For Zero Waste

Follow Us

  • Facebook
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • LinkedIn

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In