Saturday, January 17, 2026
  • Login
EnglishIndonesian
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
EnglishIndonesian
Home Artikel

Resolusi 2024: Semua Pihak Bisa Berperan dalam Menangani Situasi Darurat Sampah di Indonesia

by Aliansi Zero Waste Indonesia
December 22, 2023
in Artikel
Reading Time: 3min read
0
Menilik Alasan di Balik Bandung ‘Masih’ Darurat Sampah, dan Solusi Berkelanjutan yang Telah Ada

TPA Sarimukti. (Foto: Izzi/Kompas TV)

0
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tidak terasa bahwa tahun 2023 akan berakhir dan kita akan memasuki tahun 2024. Pada tahun 2024, tentu ada harapan atau tujuan baru yang ingin kita capai terutama pada isu lingkungan khususnya sampah. 

Penuhnya kapasitas tempat pembuangan akhir sampah di sejumlah daerah menjadi penanda bahwa pengelolaan sampah di Indonesia berada dalam titik kritis. Hal ini diperparah dengan kian banyaknya timbulan sampah tanpa pengelolaan yang optimal sehingga menyebabkan sejumlah persoalan lingkungan, kebersihan, dan kesehatan. 

Data yang dihimpun oleh Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) mencatat terdapat 38 TPA terbakar di sejumlah wilayah di Indonesia, mayoritas diakibatkan oleh ledakan gas metana yang menumpuk di TPA.  Sejatinya kasus kebakaran TPA tidak hanya terjadi di tahun ini, namun terus berulang di setiap tahunnya.

Salah satu permasalahan utama yang dihadapi Indonesia saat ini adalah lonjakan produksi sampah yang tidak terkendali. Pertumbuhan penduduk yang pesat dan perubahan gaya hidup masyarakat telah menyebabkan peningkatan signifikan dalam volume sampah yang dihasilkan setiap tahunnya tanpa pengelolaan sampah yang tepat. 

TPA

Dilansir dari The Conversation, saat ini permintaan plastik terus meningkat. Selama empat dekade terakhir, produksi plastik global meningkat empat kali lipat. Dengan 380 juta ton per tahun, kita memproduksi plastik 190 kali lebih banyak daripada yang kita lakukan pada 1950. Jika permintaan plastik terus tumbuh secara konsisten sebesar 4% per tahun, emisi dari produksi plastik akan mencapai 15% dari emisi global pada 2050 mendatang.

Dalam sebuah laporan, “Plastic & Climate: The Hidden Costs of a Plastic Planet,” yang dirilis oleh The Center International Environmental Law (CIEL) menyebutkan bahwa jumlah emisi karbon yang dihasilkan dari siklus produksi hingga pembuangan plastik terus meningkat. Hingga mencapai 2.8 Juta Metric Ton CO2. Itu setara dengan emisi karbon yang dihasilkan oleh 500 buah Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara, di tahun 2050.

Plastik bukan hanya berbahaya bagi lingkungan namun juga manusia. Pembicaraan terkait paparan bahan kimia berbahaya di plastik saat ini belum banyak diperhatikan. Padahal, Nexus3 Foundation menjelaskan sejak siklus awal, mulai saat ekstraksi, produksi, penggunaan, pembuangan, bahkan hingga proses daur ulang, plastik memiliki puluhan ribu bahan kimia, dan baru sekitar 3000 diketahui jenis dan bahaya apa saja yang dapat ditimbulkan.

Paparan bahan kimia dari plastik mudah saja masuk ke dalam tubuh manusia, melalui kemasan makanan & minuman, produk rumah tangga sehari-hari, dan yang paling rentan adalah para pekerja industri plastik dan kemasan, serta pekerja sampah seperti pemulung, dan petugas TPS. Bahkan tak sedikit dari mereka yang meninggal karena resiko pekerjaan yang tinggi dan kurangnya kesejahteraan serta  pemenuhan hak-hak dasar pekerja. 

Di sisi sampah organik, sampah makanan adalah penyumbang terbesar di Indonesia. Berdasarkan riset terbaru yang dikeluarkan anggota Aliansi Zero Waste Indonesia; Yayasan Gita Pertiwi, Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali dan Komunitas Nol Sampah Surabaya berjudul “Riset Plastik Dalam Rantai Pangan” di tiga kota besar Indonesia: Surakarta, Surabaya dan Denpasar juga menunjukkan bahwa angka sampah sisa makanan lebih tinggi dibandingkan jenis sampah lainnya. 

Melonjaknya angka sampah pangan disebabkan oleh pola konsumsi dan model pengelolaan sampah kumpul angkut masih mendominasi di Indonesia. Padahal pencemaran sampah makanan dapat mengakibatkan peningkatan berbagai macam penyakit infeksi saluran pencernaan dan pernafasan, serta dapat melecut Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang memperparah perubahan iklim. 

Data dari UNEP, Food Waste Index (2021) juga menegaskan Indonesia  adalah negara dengan penghasil sampah makanan terbesar di ASEAN, dan menduduki urutan kedua di Dunia, dengan total  23-48 Juta Ton sampah makanan setiap tahunnya.

Dalam menghadapi era baru ini, masyarakat, produsen dan pemerintah tentunya memiliki harapan dan tujuan baru untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, mengurangi dampak negatif sampah terhadap ekosistem, dan memajukan inisiatif berkelanjutan. Namun banyak dari penyelesaian tersebut juga menggunakan teknologi yang tidak ramah lingkungan seperti aktivitas pembakaran sampah menjadi energi (waste to energy) hingga solusi-solusi biodegradable plastik yang mengancam lebih cepat pencemaran mikroplastik. 

Dengan demikian, tahun 2024 menjadi momentum penting untuk merancang dan melaksanakan kebijakan serta tindakan konkret guna mencapai perubahan positif dalam penanganan sampah, mengubah paradigma produksi sampai konsumsi, dan mendukung upaya zero waste sebagai satu-satunya solusi dalam menjaga keberlanjutan bumi ini. 

Untuk mencapai resolusi tersebut, tentunya memerlukan action plan yang jelas. Bagaimana caranya? Dengan menyadarkan berbagai peran dari seluruh pihak termasuk masyarakat, produsen dan pemerintah. (Kia)

Tags: krisis iklimmikroplastikopiniplastik sekali pakaisachetzero wastezero waste cities
Previous Post

Inisiasi Sakenah, ECOTON Ajak Keluarga Membentuk Generasi Sadar Kelola & Kurangi Sampah

Next Post

Peliknya Proses Penyelesaian Warga Terdampak Akibat Proses Pembangunan TPST di Bali

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Anak Muda dan Zero Waste; Dari Perubahan Gaya Hidup Hingga Kebijakan

April 2, 2021
Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

February 1, 2023
Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

February 19, 2021
5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

February 9, 2021
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Indonesia and Other Countries’ Efforts in Ending Plastic Pollution

7373
Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

1371
plastic treaty

Mengungkap Solusi Palsu dalam Negosiasi Perjanjian Internasional tentang Plastik

928
Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

98
Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

December 18, 2025
Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

December 16, 2025
Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

November 11, 2025
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

New Presidential Regulation on Waste-to-Energy (PSEL): A Shortcut that Threatens the Environment and State Finances

October 29, 2025

Recent News

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

December 18, 2025
Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

December 16, 2025
Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

November 11, 2025
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

New Presidential Regulation on Waste-to-Energy (PSEL): A Shortcut that Threatens the Environment and State Finances

October 29, 2025
Aliansi Zero Waste Indonesia

Aliansi Zero Waste Indonesia | Go For Zero Waste

Follow Us

  • Facebook
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • LinkedIn

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In