Wednesday, December 17, 2025
  • Login
EnglishIndonesian
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
EnglishIndonesian
Home Plastics Treaty

AZWI Kritik Dominasi Pelobi Industri dalam Negosiasi Perjanjian Plastik Global

by Aliansi Zero Waste Indonesia
August 8, 2025
in Plastics Treaty, Siaran Pers
Reading Time: 4min read
0
AZWI Kritik Dominasi Pelobi Industri dalam Negosiasi Perjanjian Plastik Global

Foto: UNEP

0
SHARES
76
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Siaran Pers Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI)

Untuk dirilis segera 

Jenewa, 8 Agustus 2025 – Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) mengkritisi dominasi pelobi dari industri bahan bakar fosil dan petrokimia dalam putaran kedua sesi kelima perundingan perjanjian global tentang polusi plastik (INC‑5.2) di Jenewa. Berdasarkan analisis terbaru Center for International Environmental Law (CIEL), tercatat sedikitnya 234 pelobi industri hadir di ruang negosiasi. Angka ini menjadikan mereka kelompok non-pemerintah terbesar di dalam forum, melampaui banyak delegasi negara, bahkan beberapa blok negosiasi regional. Data ini diperoleh dari daftar partisipan yang dirilis UNEP dan diolah secara teliti baris demi baris oleh tim CIEL.

Kehadiran masif pelobi industri ini menimbulkan kekhawatiran mendalam. Industri bahan bakar fosil dan petrokimia adalah aktor utama dalam rantai produksi plastik, dari ekstraksi minyak dan gas hingga pembuatan resin plastik. Dengan posisi mereka yang strategis, upaya melobi dapat diarahkan untuk mempertahankan status quo: mendorong solusi teknis yang dangkal, melemahkan target pengurangan produksi, atau mengaburkan kewajiban hukum yang seharusnya mengikat.

Bagi masyarakat sipil internasional, temuan ini adalah alarm keras. AZWI menilai proses perundingan yang seharusnya memprioritaskan sains, kesehatan publik, dan keberlanjutan lingkungan bisa tergelincir jika kepentingan industri menguasai meja diskusi. Mengingat polusi plastik adalah krisis multidimensi yang mengancam laut, tanah, udara, dan kesehatan manusia, setiap celah kompromi yang menguntungkan produsen plastik dapat berarti hilangnya momentum untuk perubahan sistemik.

“Kami mengecam dominasi pelobi industri dalam proses negosiasi INC-5.2 yang menggeser fokus dari upaya perlindungan kesehatan manusia dan lingkungan. Kekuatan lobi  ini bukan hanya melemahkan komitmen global dan merugikan rakyat tetapi juga sebaliknya membuka jalan bagi keuntungan korporasi,” kata Nindhita Proboretno, Toxics Program Manager Nexus3 Foundation. “Seperti di Indonesia, kebijakan plastik kerap tunduk kepada tekanan industri besar. Sehingga upaya pembatasan produksi plastik dan penghapusan bahan kimia berbahaya tersendat. Sementara masyarakat terus menanggung beban pencemaran dan hak atas lingkungan hidup yang sehat diabaikan,” tambahnya.

Aksi jaringan masyarakat sipil di Jenewa. (Foto: Greenpeace)

Sebagai negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, Indonesia berada di garis depan dampak polusi plastik, baik pada ekosistem laut maupun kesehatan manusia. Berdasarkan data registrasi UNEP, delegasi Indonesia tercatat berjumlah 42 orang. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat posisi negosiasi dan mendorong hasil perundingan yang ambisius. Jika perjanjian global nantinya disusun dengan kompromi yang menguntungkan industri, tidak memuat target pengurangan produksi plastik yang ambisius, mekanisme pendanaan yang adil, dan aturan transparansi yang ketat, negara seperti Indonesia akan menghadapi tantangan berlipat ganda: beban polusi terus bertambah, tetapi dukungan internasional untuk mengatasinya menjadi minim.

AZWI mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil posisi tegas dalam perundingan INC-5.2 dengan mendorong transparansi proses, membatasi pengaruh industri yang memiliki konflik kepentingan, dan memastikan perjanjian global yang dihasilkan memuat target pengurangan produksi plastik yang ambisius, mekanisme pendanaan yang adil, serta perlindungan kesehatan publik.

“234 pelobi dari perusahaan bahan bakar fosil yang hadir dalam perundingan perjanjian plastik global mencemari harapan kita untuk hidup bebas dari polusi plastik, sudah saatnya memberikan ruang yang luas dan adil bagi para masyarakat dan kelompok ilmuwan dalam proses perundingan perjanjian plastik global,” pungkas Zero Waste Campaigner, Greenpeace Indonesia, Ibar Akbar. 

— SELESAI –

dokumentasi dapat diunduh disini

Narahubung:

Kia, Comms Officer AZWI 

Telepon: 0852 1580 9537

Anggota AZWI yang Menjadi Observer di INC-5.2 Jenewa, Swiss | 5–14 Agustus 2025

Yuyun Ismawati Drwiega [Senior Advisor, Nexus3 Foundation]

Berpengalaman luas dalam isu kesehatan lingkungan, bahan kimia berbahaya, dan limbah. Pendekatannya berfokus pada partisipatif, pelibatan pemangku kepentingan, dan perubahan sistemik sebagai kunci untuk menangani krisis lingkungan dan kesehatan.

Nindhita Proboretno [Toxics Program Manager, Nexus3 Foundation]

Berpengalaman dalam isu pengelolaan sampah, polusi plastik, gender dan sampah, sekolah bebas plastik, waste-to-energy, serta senyawa organik persisten (POPs) dalam plastik.

Rahyang Nusantara [Deputy Director, Dietplastik Indonesia]

Telah lebih dari 10 tahun aktif dalam kampanye lingkungan, khususnya advokasi pengurangan sampah plastik. Saat ini fokus pada sistem guna ulang (reuse ecosystem).

Ibar Akbar [Zero Waste Campaigner, Greenpeace Indonesia]

Memimpin kampanye plastik sejak 2020, dengan fokus pada akuntabilitas produsen, pengurangan produksi plastik, serta transparansi dan implementasi solusi pengurangan sampah di sektor manufaktur.

Tentang Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI)

Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) adalah jaringan organisasi yang mengkampanyekan implementasi konsep zero waste yang benar melalui berbagai program dan inisiatif. AZWI berkomitmen untuk mendorong kebijakan dan praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan berdasarkan prinsip hirarki pengelolaan sampah dan siklus hidup material.

Website: aliansizerowaste.id

Tags: INCperjanjian plastik globalpolusi plastiksiaran pers
Previous Post

Hari Pertama INC 5.2: Seruan Masyarakat Sipil Menggema, Jadwal Negosiasi Disepakati

Next Post

Desakan untuk Asia Tenggara: Prioritaskan Lingkungan dan Kesehatan di Perjanjian Plastik Global

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Anak Muda dan Zero Waste; Dari Perubahan Gaya Hidup Hingga Kebijakan

April 2, 2021
Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

February 1, 2023
Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

February 19, 2021
5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

February 9, 2021
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Indonesia and Other Countries’ Efforts in Ending Plastic Pollution

7373
Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

1371
plastic treaty

Mengungkap Solusi Palsu dalam Negosiasi Perjanjian Internasional tentang Plastik

928
Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

98
Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

December 16, 2025
Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

November 11, 2025
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

New Presidential Regulation on Waste-to-Energy (PSEL): A Shortcut that Threatens the Environment and State Finances

October 29, 2025
Sekolah Ekologis: Langkah Nyata Wujudkan Pendidikan Berkelanjutan

Sekolah Ekologis: Langkah Nyata Wujudkan Pendidikan Berkelanjutan

October 24, 2025

Recent News

Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

December 16, 2025
Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

November 11, 2025
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

New Presidential Regulation on Waste-to-Energy (PSEL): A Shortcut that Threatens the Environment and State Finances

October 29, 2025
Sekolah Ekologis: Langkah Nyata Wujudkan Pendidikan Berkelanjutan

Sekolah Ekologis: Langkah Nyata Wujudkan Pendidikan Berkelanjutan

October 24, 2025
Aliansi Zero Waste Indonesia

Aliansi Zero Waste Indonesia | Go For Zero Waste

Follow Us

  • Facebook
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • LinkedIn

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In