Thursday, April 9, 2026
  • Login
EnglishIndonesian
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
EnglishIndonesian
Home Artikel

Gerakan Anak Muda Masa Kini Dalam Menangani Polusi Plastik

by Aliansi Zero Waste Indonesia
October 12, 2020
in Artikel
Reading Time: 3min read
11
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah
0
SHARES
833
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Tepat pada hari ini, 90 tahun yang lalu, pergerakan anak muda menghasilkan ikrar yang disebut sebagai “Sumpah Pemuda” demi menciptakan cita-cita bersama dalam mendirikan negara Indonesia. Cita-cita tersebut akhirnya terwujud 73 tahun yang lalu yang hingga saat ini kita peringati sebagai Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tanggal 17 Agustus. Namun, apakah negara ini telah merdeka seutuhnya?
Dalam konteks polusi plastik yang saat ini sedang menjadi isu global, negara kita masih belum dikatakan “merdeka”. Mengapa bisa begitu? Sebagai contoh, permasalahan plastik yang kita hadapi sehari-hari ditunjukkan dengan sebuah riset yang menyebutkan bahwa sebanyak 30 botol sampel Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dari Indonesia yang dianalisa di University of New York at Fredonia (2018) mengandung mikroplastik dengan rata-rata 382 mikroplastik partikel/liter. Tidak hanya dalam AMDK, penelitian Ecoton (2018) menunjukkan sebanyak 72% sampel ikan-ikan dengan 6 spesies yang diteliti di Kali Surabaya mengandung mikroplastik dalam lambungnya.
Lalu, apa hubungannya anak muda dengan permasalahan plastik tersebut? Tentunya ini berhubungan dengan bagaimana anak muda memiliki semangat yang besar dalam mendorong adanya perubahan. Jumlah penduduk pemuda yang besar dapat menjadi potensi kekuatan, tetapi dapat juga menjadi sumber kelemahan. Hal ini bergantung pada bagaimana penduduk pemuda ini dipandang, diperlakukan, dan dipersiapkan. Bonus demografi, di mana proporsi jumlah pemuda lebih besar, misalnya, akan membawa dampak positif bila kelompok pemuda dikembangkan dari segala aspek, utamanya pendidikan, kesehatan, pasar kerja, partisipasi ekonomi, sosial, politik, dan lain-lain. Dalam kalimat lain, manfaat bonus demografi akan tergantung pada apa dan seberapa besar investasi ditanamkan pada generasi ini.
Oleh karena itu, perlu diatur bagaimana kita bisa menjadi mitra bersama anak muda dalam memecahkan permasalahan plastik tersebut. Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali dan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) memiliki program pendampingan terhadap siswa/i tingkat sekolah menengah atas dalam mendorong mereka untuk menjadi agen perubahan dalam memecahkan permasalahan lingkungan hidup, khususnya polusi plastik. Dalam rangka peringatan Sumpah Pemuda di tahun 2018 ini, PPLH Bali dan GIKDP yang merupakan anggota daripada Aliansi Zero Waste Indonesia menyelenggarakan bersih-bersih pantai, atau yang biasa dikenal dengan beach clean up, di Pantai Segara Ayu hingga Pantai Werdhapura, Bali. Kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka menyambut Our Ocean Conference yang akan diselenggarakan di Nusa Dua, Bali pada 29-30 Oktober 2018.

Acara ini juga dilakukan untuk membuktikan bahwa sampah-sampah plastik yang seringkali ditemukan ketika bersih-bersih pantai harus dikurangi bahkan dicegah penggunaannya. Kantong plastik, popok bayi, sedotan, styrofoam, dan lain sebagainya yang dikenal sebagai plastik sekali pakai banyak ditemukan ketika melakukan bersih-bersih pantai. Namun, hal tersebut tidak menjadi hambatan bagi anak muda, karena dengan semangatnya yang tinggi untuk menjadi agen perubahan, anak muda bisa menemukan jalan untuk menangangi permasalahan tersebut. Sebagai contoh, SMA 1 Kuta Utara dan SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar yang melakukan program pengurangan sampah plastik dengan mengampanyekan penggunaan botol air minum guna ulang sebagai bagian dari pelarangan penggunaan AMDK di sekolah dan mengganti wadah ziplock platik sekali pakai yang biasa digunakan sebagai wadah obat-obat dengan wadah pot obat-obat yang bisa digunakan berulang kali.
Kedua sekolah tersebut merupakan peserta program Envirochallenge 2018 yang digagas oleh GIDKP dan mengaku bahwa apa yang mereka sedang lakukan ini terbantu dengan adanya komitmen dari Pemerintah Kota Denpasar yang telah mengeluarkan Peraturan Walikota dalam melarang penggunaan kantong plastik yang efektif akan berlaku tanggal 1 Januari 2019. Peraturan tersebut menjadi dasar bagi kedua sekolah untuk mendorong para pemangku kepentingan yang ada di dalam sekolah untuk memiliki komitmen yang lebih kuat dalam mengurangi sampah plastik.

Previous Post

23 Kota-Kota yang tergabung dalam C40 menuju Kota Nirsampah (Zero Waste)

Next Post

Kepemimpinan Korporasi Sangat Dibutuhkan untuk Memutar Balik Krisis Polusi Plastik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Anak Muda dan Zero Waste; Dari Perubahan Gaya Hidup Hingga Kebijakan

April 2, 2021
Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

February 1, 2023
Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

February 19, 2021
5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

February 9, 2021
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Indonesia and Other Countries’ Efforts in Ending Plastic Pollution

7373
Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

1371
plastic treaty

Mengungkap Solusi Palsu dalam Negosiasi Perjanjian Internasional tentang Plastik

928
Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

98
Brand Audit Ungkap Dominasi Sampah Sachet Di Kota Kediri, Refill System Jadi Solusi Strategis

Brand Audit Ungkap Dominasi Sampah Sachet Di Kota Kediri, Refill System Jadi Solusi Strategis

April 9, 2026
Lonjakan Harga dan Krisis Pasokan Plastik Tunjukkan Saatnya Indonesia Beralih ke Sistem Guna Ulang

Lonjakan Harga dan Krisis Pasokan Plastik Tunjukkan Saatnya Indonesia Beralih ke Sistem Guna Ulang

April 6, 2026
Mikroplastik Ditemukan pada Otak Tikus, Bagaimana dengan Manusia?

Pembakaran Sampah Sumber Utama Mikroplastik di Udara Indonesia

March 29, 2026
Longsoran Sampah Bantargebang, Alarm Keras Tata Kelola Sampah Indonesia

Longsoran Sampah Bantargebang, Alarm Keras Tata Kelola Sampah Indonesia

March 12, 2026

Recent News

Brand Audit Ungkap Dominasi Sampah Sachet Di Kota Kediri, Refill System Jadi Solusi Strategis

Brand Audit Ungkap Dominasi Sampah Sachet Di Kota Kediri, Refill System Jadi Solusi Strategis

April 9, 2026
Lonjakan Harga dan Krisis Pasokan Plastik Tunjukkan Saatnya Indonesia Beralih ke Sistem Guna Ulang

Lonjakan Harga dan Krisis Pasokan Plastik Tunjukkan Saatnya Indonesia Beralih ke Sistem Guna Ulang

April 6, 2026
Mikroplastik Ditemukan pada Otak Tikus, Bagaimana dengan Manusia?

Pembakaran Sampah Sumber Utama Mikroplastik di Udara Indonesia

March 29, 2026
Longsoran Sampah Bantargebang, Alarm Keras Tata Kelola Sampah Indonesia

Longsoran Sampah Bantargebang, Alarm Keras Tata Kelola Sampah Indonesia

March 12, 2026
Aliansi Zero Waste Indonesia

Aliansi Zero Waste Indonesia | Go For Zero Waste

Follow Us

  • Facebook
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • LinkedIn

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In