Thursday, April 9, 2026
  • Login
EnglishIndonesian
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
EnglishIndonesian
Home Siaran Pers

1332 Pohon Plastik dan Timbulan Sampah Liar Tebar Pencemaran Mikroplastik Ciliwung

by Aliansi Zero Waste Indonesia
May 16, 2022
in Siaran Pers
Reading Time: 4min read
6
1332 Pohon Plastik dan Timbulan Sampah Liar Tebar Pencemaran Mikroplastik Ciliwung
0
SHARES
212
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Press Release

Ancaman Serius Bahan Baku PDAM PAM JAYA 2023

Temuan Komunitas Ciliwung dan Ekspedisi Sungai Nusantara

Kegiatan Susur sungai Ciliwung Minggu pagi, 15/Mei/2022 di Gelar oleh 3 Komunitas Ciliwung bersama Tim Ekspedisi Sungai Nusantara dan Water Witness temukan 1332 Pohon terlilit sampah plastik “Komunitas Ciliwung Saung Bambon, Ciliwung Institute dan Komunitas Ciliwung Kedung Sahong bersama tim Ekspedisi Sungai Nusantara dan Water Witness menginisiasi kegiatan ekspedisi Susur Ciliwung sepanjang 12 Kilometer untuk mengidentifikasi sumber-sumber kontaminasi mikroplastik yang mencemari Ciliwung,” Ungkap Asun Sudirman, lebih lanjut peneliti Senior Ciliwung Institut ini menyatakan bahwa temuan Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (ecoton ) pada tahun 2021 menyebutkan kontaminasi Mikroplastik sebanyak 146 Partikel Mikroplastik dalam setiap 100 liter air Ciliwung, namun tidak dijelaskan sumber-sumber yang menyebabkan timbulnya mikroplastik di Ciliwung. “ ekpedisi susur Ciliwung hari ini (Minggu, 15/Mei/2022) selain untuk mengetahui sumber mikroplastik juga mengukur kualitas air Ciliwung,” jelas Asun Sudirman. Mikroplastik adalah serpihan atau remah-remah plastik berukuran lebih kecil dari 5 mm yang berasal dari proses fragmentasi atau pecahnya plastik-plastik ukuran besar seperti tas kresek, sedotan, Styrofoam, popok sekali pakai, botol air minum dan sachet. Mikroplastik berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan manusia. (keterangan pada lampiran)

Tabel Kontaminasi Mikroplasti di Sungai Ciliwung Pada 2021

NoLokasi SamplingJenis Mikroplastik 
FiberFragmenFilamenGranulaFoamTotal
1Lapangan Sempur, Bogor5412300096
2Yasmin, Bogor215124100268
3Depok28271038
4Pintu Air Manggarai122196400205
5BNI City5911124086
6Benhill133173300183

Dengan menggunakan 2 perahu karet dan 12 orang personel melakukan penyusuran Ciliwung Titik Nol Kota Jakarta dimulai dari Saung Bambon Riverside Jl Gardun Dalam RT 2/RW 2, Srengseng Sawah Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan sepanjang 12 km berakhir di jembatan TB Simatupang ditempu dalam waktu 4 Jam.

Tim ekspedisi menemukan plastik-plastik terlilit dan menumpuk di dahan-dahan bambu, pohon loh atau loa, pohon cempedak, Pohon jambu kopo, Rengas dan semak-semak alang-alang disepajang bantaran ciliwung.

“Ciliwung adalah Sungai Nasional yang melintasi 2 provinsi, Bersumber di Jawa Barat dan Bermuara di DKI Jakarta. Menyandang status Sungai Nasional Seharusnya Ciliwung mendapatkan penanganan dan pengelolaan kelas satu atau VIR, very Important River. Namun sepanjang penyusuran Ciliwung seolah menjadi tempat buangan sampah plastik dan buangan limbah rumah tangga dan toilet sehingga sebagian besar sungainya menimbulkan bau kotoran manusia,” Ungkap Daru Setyorini, lebih lanjut Alumni Ilmu lingkungan Universitas Indonesia ini menjelaskan kondisi kerusakan Ciliwung menunjukkan Pemerintah belum serius dan tidak memperhatikan pengendalian pencemaran sungai dan pengelolaan kualitas air Ciliwung.

“Tahun 2023 PAM Jaya akan menggunakan Ciliwung sebagai bahan baku PDAM, ancaman Mikroplastik, logam berat dan Senyawa pengganggu hormone, limbah pertanian dan obat-obatan akan menjadi ancaman serius jika Pemerintah tidak mengendalian sumber-sumber pencemaran yang saat ini tidak terkontrol”

“Sama seperti kota-kota besar di Dunia yang masih memprioritaskan pertumbuhan ekonomi, Pendidikan dan kesehatan, Indonesia masih mengabaikan penanganan problem sungai sehingga kita bisa melihat sungai di ibukota Indonesia ini masih kotor dan penuh dengan sampah plastik,” Ungkap Nick Hepworth, lebih lanjut Managing Director Water Witness yang berkantor di Edinburg Inggris ini merasa prihatin melihat kondisi sungai Ciliwung yang menyedihkan.

Sampah Sachet

“temuan sampah plastik yang paling mendominasi adalah tas kresek, pakaian bekas, Styrofoam dan sachet,” ungkap Daru Setyorini, lebih lanjut Peneliti Ecoton ini menyebutkan bahwa jenis sampah sachet yang ditemukan dihasilkan oleh brand-brand multinasional seperti Unilever, Danone, Nestle dan Unicharm serta produk local seperti Wings, Mayora, Garudafood, orangtua, siantar top dan brand-brand local yang memproduksi personal care dan household product.

“selain tanggungjawab pemerintah untuk memprioritaskan pengendalian sampah yang masuk ke badan air, Produsen yang menghasilkan sampah sulit didaur ulang harus ikut membersihkan sampah yang mereka hasilkan dan mencemari Ciliwung, mereka punya kewajiban EPR atau extended Producer Responsibility yang diatur dalam undang-undang pengelolaan sampah Nomer 18 tahun 2008 pasal 15,” ungkap Daru.

Sampah jenis sachet termasuk dalam kategori sampah residu karena packaging multilayer ini tidak bisa didaur ulang karena bahannya dari beragam jenis plastik sehingga sulit didaur ulang. “ umumnya sampah sachet akan berakhir di sungai mengalir kelaut atau dibakar, padahal membakar plastik akan menimbulkan dioksin dan furan yang bersifat karsinogen” ujar Daru Setyorini.

Tindakan Pemerintah Melawan Hukum

Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI harus membersihkan sampah-sampah yang ada dibantaran Ciliwung karena dalam lampiran PP 22/2021 tentang baku mutu air sungai menyebutkan bahwa sungai di Indonesia harus Nihil Sampah. “ jika tidak ada tindakan Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI untuk membersihkan sampah-sampah yang melilit pohon di bantaran Ciliwung maka pemerintah telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan membiarkan sumber-sumber pencemaran dan tidak mematuhi amanat PP 22/2021 yang mensyaratkan sungai Ciliwung harus bebas dari sampah plastik, temuan 1332 pohon terlilit sampah plastik adalah bukti tidak seriusnya Pemerintah dalam menjaga kelestarian dan kualitas air Ciliwung,” ungkap Prigi Arisandi, lebih lanjut Direktur eksekutif ecoton ini menjelaskan bahwa ecoton akan mengajukan Somasi pada Presiden Indonesia dan Gubernur DKI Jakarta dan Jawa Barat atas pembiaran timbulan sampah liar di Ciliwung.

Narahubung:

Diki
+62 896-7669-0459

Tags: ciliwungecotonmikroplastikMikroplastik Ciliwungplastik sekali pakaisachetzero waste lifestyle
Previous Post

Bebaskan Sungai di Sumatera Barat dari Mikroplastik

Next Post

Darurat Sampah di Bali: Pemprov Bali Perkuat Pelarangan Plastik Sekali Pakai

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Anak Muda dan Zero Waste; Dari Perubahan Gaya Hidup Hingga Kebijakan

April 2, 2021
Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

February 1, 2023
Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

February 19, 2021
5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

February 9, 2021
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Indonesia and Other Countries’ Efforts in Ending Plastic Pollution

7373
Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

1371
plastic treaty

Mengungkap Solusi Palsu dalam Negosiasi Perjanjian Internasional tentang Plastik

928
Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

98
Brand Audit Ungkap Dominasi Sampah Sachet Di Kota Kediri, Refill System Jadi Solusi Strategis

Brand Audit Ungkap Dominasi Sampah Sachet Di Kota Kediri, Refill System Jadi Solusi Strategis

April 9, 2026
Lonjakan Harga dan Krisis Pasokan Plastik Tunjukkan Saatnya Indonesia Beralih ke Sistem Guna Ulang

Lonjakan Harga dan Krisis Pasokan Plastik Tunjukkan Saatnya Indonesia Beralih ke Sistem Guna Ulang

April 6, 2026
Mikroplastik Ditemukan pada Otak Tikus, Bagaimana dengan Manusia?

Pembakaran Sampah Sumber Utama Mikroplastik di Udara Indonesia

March 29, 2026
Longsoran Sampah Bantargebang, Alarm Keras Tata Kelola Sampah Indonesia

Longsoran Sampah Bantargebang, Alarm Keras Tata Kelola Sampah Indonesia

March 12, 2026

Recent News

Brand Audit Ungkap Dominasi Sampah Sachet Di Kota Kediri, Refill System Jadi Solusi Strategis

Brand Audit Ungkap Dominasi Sampah Sachet Di Kota Kediri, Refill System Jadi Solusi Strategis

April 9, 2026
Lonjakan Harga dan Krisis Pasokan Plastik Tunjukkan Saatnya Indonesia Beralih ke Sistem Guna Ulang

Lonjakan Harga dan Krisis Pasokan Plastik Tunjukkan Saatnya Indonesia Beralih ke Sistem Guna Ulang

April 6, 2026
Mikroplastik Ditemukan pada Otak Tikus, Bagaimana dengan Manusia?

Pembakaran Sampah Sumber Utama Mikroplastik di Udara Indonesia

March 29, 2026
Longsoran Sampah Bantargebang, Alarm Keras Tata Kelola Sampah Indonesia

Longsoran Sampah Bantargebang, Alarm Keras Tata Kelola Sampah Indonesia

March 12, 2026
Aliansi Zero Waste Indonesia

Aliansi Zero Waste Indonesia | Go For Zero Waste

Follow Us

  • Facebook
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • LinkedIn

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In