Tuesday, March 17, 2026
  • Login
EnglishIndonesian
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
EnglishIndonesian
Home Reportase

Upaya Merdeka dari Sampah Plastik di Sekolah Menengah Pertama (SMP)

by Aliansi Zero Waste Indonesia
October 10, 2020
in Reportase
Reading Time: 4min read
2
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah
0
SHARES
2.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

29 September 2020 – Seri webinar virtual Ban the Big 5 oleh Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) kembali digelar di penghujung bulan September ini bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tiga anggota AZWI yaitu Komunitas Nol Sampah Surabaya, Nexus3 Foundation, dan PPLH mengangkat tema “Adaptasi SMP untuk Merdeka dari Plastik Sekali Pakai” untuk menggali lebih dalam cerita sukses warga SMP. Narasumber kali ini dihadiri oleh Tati Nurtati (SMPN 68 Jakarta), Nur Iswati (SMPI Sabilillah Malang), Rama Gerald Jade (SMP PGRI 3 Denpasar), Dyan Prasetyangningtyas (DLH Kota Surabaya), dan Hermawan Some (Komunitas Nol Sampah).

Bahaya nyata sampah plastik

Salah satu alasan sekolah untuk melakukan kebijakan pengurangan sampah plastik adalah karena dampak nyata dari sampah plastik di lingkungan termasuk di sekolah. Rama merasakan sendiri bagaimana pantai-pantai di pulau Bali menjadi tercemar akibat sampah plastik. Selain itu, masyarakat umum belum sepenuhnya memahami dampak kesehatan apabila sampah plastik dibakar. Oleh karena itu, menjadi alasan pentingnya mengedukasi warga sekolah sehingga akan lebih bertanggung jawab untuk mengurangi plastik sekali pakai. Hermawan berbagi pengalamannya dalam mengkampanyekan plastik bahwa salah satu pintu masuk untuk mengenalkan bahaya sampah plastik kepada anak-anak adalah dengan menunjukkan foto-foto binatang yang terjerat plastik atau laut yang tercemar sampah plastik. Dengan demikian akan lebih mudah memberikan pemahaman kepada anak-anak akan bahaya sampah plastik.

Lebih lanjut Hermawan menceritakan bagaimana sungai-sungai di pulau Jawa sebagai penyumbang sampah plastik di laut dan banyak sekali satwa yang terjerat oleh plastik. Berbagai penelitian juga telah memperlihatkan bahwa banyak mikroplastik yang ditemukan di perairan Indonesia pada akhirnya berdampak pada kesehatan manusia.

Program untuk mendukung pengurangan plastik di sekolah

Sekolah-sekolah memiliki cara sendiri dan beragam untuk mengurangi sampah plastik. Nur Iswati menceritakan walau sekolahnya, SMPI Sabilillah Malang, belum menjadi bagian dari Adiwiyata, namun tidak menghalanginya berkomitmen dalam menjaga dan berjuang untuk lingkungan yang lebih baik. Program unggulannya adalah “Cinta Alam Sekitar”. Salah satunya dilakukan saat pembagian kurban dengan mengganti kantong kresek dengan menggunakan besek. Sekolah ini juga memiliki program pengumpulan minyak jelantah yang digunakan sebagai bahan dasar sabun cair saat praktikum sekolah. Pendidikan karakter adalah fokus utama di sekolah ini yang dilakukan dengan memberikan kata-kata penyemangat kepada murid-murid dengan memberikan ucapan terimakasih, good job, atau well done.

Zero Plastic Management adalah program yang dilaksanakan oleh SMP PGRI 3 Denpasar hingga akhirnya mendapatkan apresiasi secara langsung dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya. Program ini menekankan 5 elemen penting antara lain adalah pelarangan penggunaan sampah plastik, edukasi ke siswa dan warga sekolah, kerjasama dengan bank sampah, pengimbasan dan AKSI Lingkungan, dan penyiapan sarana pendukung. Selain itu Rama juga menjelaskan bahwa sekolah juga memberdayakan OSIS untuk menghitung pemilahan sampah. Ada reward yang diberikan kepada kelas konsisten melakukan pemilahan, namun jika kelas paling kotor maka ada punishment yang diberikan pada saat upacara yaitu dengan diberi kalung dari barang bekas.

Mendapatkan predikat sekolah adiwiyata sejak tahun 2016, bagi SMP Negeri 68 adalah sebuah program adiwiyata diharapkan menjadi pembiasaan agar warga sekolah menjadi lebih peduli lingkungannya. Dengan memanfaatkan prinsip-prinsip 3R, Tati menjelaskan bahwa program sekolah terdiri dari kegiatan lingkungan (mengembangkan tanaman hidroponik, dan memanfaatkan komposting baik padat dan cair), kegiatan pengurangan sampah plastik (pemilahan sampah yang melibatkan seluruh warga sekolah, penyediaan air galon, dan membuat kreasi Ecobrick), dan juga kegiatan luar sekolah (melakukan Clean up Day, edukasi pemilahan sampah ke TPS Bantar Gebang). Lebih lanjut, Tati mengatakan bahwa sekolah melakukan penilaian setiap bulan dan juga memberikan reward berupa tanda bendera dan sertifikat kepada kelas yang bersih dan berhasil memilah sampahnya.

Komitmen dari seluruh elemen

Mempertahankan program lingkungan yang telah dibuat di sekolah tidaklah mudah. Ketiga sekolah sepakat bahwa harus ada kesadaran yang kuat dari para elemen warga sekolah maupun diluar sekolah. Tati menceritakan bagaimana kesulitannya dalam mempertahankan program adiwiyata karena beban administrasi yang terlalu rumit dan terlalu banyak aturan yang diberikan. Sedangkan guru-guru juga harus memberikan kegiatan pembelajaran disaat yang bersamaan. Kurangnya keseriusan dan komitmen dari seluruh elemen akan menjadi hambatan dalam program pengurangan sampah plastik di sekolah. Oleh karena itu, menurut Nur Iswati, tidak ada kata terlambat untuk warga sekolah memulai kebiasan hal yang baik dengan menunjukkan komitmennya demi murid-murid sekolah sebagai penerus generasi masa depan.

Dukungan pemerintah dan komunitas menjadi salah satu hal terpenting untuk menjaga komitmen sekolah. Dyan menyampaikan bahwa pemerintah kota Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup mendukung sekolah melalui program-program selain adiwiyata seperti program Eco School, Eco Campus dan Eco Pesantren yang memfokuskan kepada kebijakan Lingkungan hidup dalam kurikulum pembelajaran. Kota Surabaya juga telah memiliki Peraturan Walikota Surabaya No.64/2018 yaitu tentang pengurangan(pembatasan timbulan sampah, pendaur ulang sampah, pemanfaatan kembali sampah) dan penanganan Sampah (pemilahan, Pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, pemrosesan akhir). Diharapkan dengan ada peraturan ini dapat mendukung sekolah-sekolah dalam mengurangi sampah plastik.

Webinar ditutup dengan selalu mengingatkan kepada peserta untuk terus belajar menjalankan gaya hidup zero waste, dan berhati-hati dalam penggunaan plastik sekali pakai.
Sampai jumpa di webinar selanjutnya bagi para warga SMA!
Untuk melihat kembali webinar ini melalui YouTube, sedangkan materi webinar dapat diunduh .
#merdekaPSP#goforzerowaste#zerowasteschool

Previous Post

Zero Waste Cities Model Solusi Atasi Permasalahan Sampah

Next Post

Infografik : Evaluasi Dampak Perubahan Iklim Dari Insinerasi Limbah di Inggris

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Anak Muda dan Zero Waste; Dari Perubahan Gaya Hidup Hingga Kebijakan

April 2, 2021
Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

February 1, 2023
Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

February 19, 2021
5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

February 9, 2021
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Indonesia and Other Countries’ Efforts in Ending Plastic Pollution

7373
Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

1371
plastic treaty

Mengungkap Solusi Palsu dalam Negosiasi Perjanjian Internasional tentang Plastik

928
Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

98
Longsoran Sampah Bantargebang, Alarm Keras Tata Kelola Sampah Indonesia

Longsoran Sampah Bantargebang, Alarm Keras Tata Kelola Sampah Indonesia

March 12, 2026
AGUNI dan AZWI Dorong Sistem Guna Ulang Jadi Solusi Hulu Atasi Krisis Sampah Plastik di Indonesia

AGUNI dan AZWI Dorong Sistem Guna Ulang Jadi Solusi Hulu Atasi Krisis Sampah Plastik di Indonesia

March 10, 2026
Bangun Budaya Pilah Sampah, 50 Rumah Tangga Desa Oro-Oro Ombo Ikuti Program Zero Waste Cities Kota Batu

Bangun Budaya Pilah Sampah, 50 Rumah Tangga Desa Oro-Oro Ombo Ikuti Program Zero Waste Cities Kota Batu

February 13, 2026
Dari Lombang ke TPA: Prinsip yang Terkubur oleh Kompleksitas Jenis Sampah

Dari Lombang ke TPA: Prinsip yang Terkubur oleh Kompleksitas Jenis Sampah

February 10, 2026

Recent News

Longsoran Sampah Bantargebang, Alarm Keras Tata Kelola Sampah Indonesia

Longsoran Sampah Bantargebang, Alarm Keras Tata Kelola Sampah Indonesia

March 12, 2026
AGUNI dan AZWI Dorong Sistem Guna Ulang Jadi Solusi Hulu Atasi Krisis Sampah Plastik di Indonesia

AGUNI dan AZWI Dorong Sistem Guna Ulang Jadi Solusi Hulu Atasi Krisis Sampah Plastik di Indonesia

March 10, 2026
Bangun Budaya Pilah Sampah, 50 Rumah Tangga Desa Oro-Oro Ombo Ikuti Program Zero Waste Cities Kota Batu

Bangun Budaya Pilah Sampah, 50 Rumah Tangga Desa Oro-Oro Ombo Ikuti Program Zero Waste Cities Kota Batu

February 13, 2026
Dari Lombang ke TPA: Prinsip yang Terkubur oleh Kompleksitas Jenis Sampah

Dari Lombang ke TPA: Prinsip yang Terkubur oleh Kompleksitas Jenis Sampah

February 10, 2026
Aliansi Zero Waste Indonesia

Aliansi Zero Waste Indonesia | Go For Zero Waste

Follow Us

  • Facebook
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • LinkedIn

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In