Thursday, April 30, 2026
  • Login
EnglishIndonesian
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
EnglishIndonesian
Home Reportase

AGUNI dan AZWI Dorong Sistem Guna Ulang Jadi Solusi Hulu Atasi Krisis Sampah Plastik di Indonesia

by Aliansi Zero Waste Indonesia
March 10, 2026
in Reportase
Reading Time: 4min read
0
AGUNI dan AZWI Dorong Sistem Guna Ulang Jadi Solusi Hulu Atasi Krisis Sampah Plastik di Indonesia
0
SHARES
49
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, 27 Februari 2026 – Di tengah meningkatnya timbulan sampah plastik akibat dominasi produk sekali pakai, Asosiasi Guna Ulang Indonesia (AGUNI) bersama Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) mendorong percepatan transisi menuju sistem guna ulang (reuse) sebagai solusi hulu dalam pengelolaan sampah di Indonesia. Kedua jaringan ini menilai bahwa krisis sampah tidak dapat diselesaikan hanya melalui pengolahan di hilir, melainkan harus dimulai dengan mengurangi timbulan sampah sejak tahap produksi dan konsumsi.

Sistem Guna Ulang dipandang sebagai pendekatan strategis karena mampu mencegah sampah sebelum terbentuk, sekaligus membuka peluang model ekonomi baru yang lebih sirkular dan berkeadilan. Dalam kerangka hirarki pengelolaan sampah dan prinsip ekonomi sirkular, guna ulang berada di atas daur ulang karena mempertahankan fungsi produk tanpa melalui proses pengolahan ulang yang panjang dan berenergi tinggi.

AGUNI: Reuse Bukan Alternatif, Tapi Sistem Baru

Manager Program Dietplastik sekaligus perwakilan AGUNI Sarah Rauzana, menegaskan bahwa setelah berbagai kebijakan pembatasan plastik sekali pakai diterapkan, langkah berikutnya adalah memastikan sistem penggantinya benar-benar tersedia.

“Dalam hierarki 9R, reuse diprioritaskan di atas daur ulang karena mencegah sampah sejak awal. Sistemnya bisa melalui refill maupun return, dengan desain kemasan dan sistem yang memenuhi standar kebersihan. Ini adalah strategi pencegahan dari hulu,” ujar Sarah dalam agenda Reuse Tour AZWI bersama AGUNI beberapa waktu lalu.

Melalui pengembangan Reuse Infrastructure Grid, AGUNI bersama mitra membangun ekosistem guna ulang yang mencakup fasilitas pencucian terpusat, titik pengembalian wadah, sistem logistik, serta protokol guna ulang yang memastikan keamanan dan efisiensi operasional.

 Model Bisnis Reuse Mulai berjalan

Implementasi Guna Ulang sejatinya bukan lagi sebatas konsep. Alner menghadirkan platform ritel sirkular yang mendistribusikan produk rumah tangga dalam kemasan guna ulang yang dapat dikembalikan dan digunakan kembali berkali-kali.

Bintang Ekananda, CEO dan Founder Alner, menjelaskan bahwa pendekatan ini mengubah cara pandang terhadap kemasan.

“Kami ingin menghapus ide kemasan sekali pakai. Di Alner, kemasan adalah aset yang terus berputar. Setiap wadah dilacak siklusnya sehingga dampak pengurangan sampah bisa diukur secara nyata,” jelas Bintang.

Model ini telah melibatkan ribuan konsumen, ratusan mitra usaha kecil, serta puluhan merek produk, sekaligus menghindari jutaan kemasan sekali pakai. Praktik serupa juga terlihat pada toko ’Zero’ di Fresh Market Bintaro yang menerapkan sistem curah dan wadah guna ulang sebagai alternatif belanja minim sampah. 

Selain praktik minim sampah, toko ini juga mendukung pengembalian kemasan dari produsen kemasan. Di dalamnya tersedia dropbox agar konsumen mengembalikan kemasan bekas untuk disetor ke mitra daur ulang. Inisiatif ini tidak hanya membantu memastikan kemasan dikelola dengan lebih baik, tetapi juga meningkatkan kesadaran konsumen untuk mengembalikan kemasan setelah digunakan, sekaligus mendorong produsen menjalankan tanggung jawabnya melalui skema Extended Producer Responsibility (EPR).

Dukungan Pemerintah: Pengelolaan Sampah Tidak Punya Jurus Tunggal

Koordinator Pokja Tata Laksana Produsen di Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3, Ujang Solihin Sidik, menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus mengikuti hirarki dan tidak bisa hanya mengandalkan teknologi pengolahan. Menurutnya, dalam pengelolaan sampah tidak ada jurus tunggal.

“Guna ulang adalah bagian utama dalam konteks implementasi ekonomi sirkular. Kementerian PPN/Bappenas sudah memiliki roadmap jangka panjang ekonomi sirkular. Dalam hirarki pengelolaan sampah, guna ulang berada lebih tinggi dibandingkan daur ulang. Jika daur ulang masih membutuhkan bahan baru dan proses yang panjang, guna ulang memiliki sirkularitas yang lebih jelas karena tidak memerlukan rantai pemrosesan sepanjang daur ulang,” ujarnya dalam agenda Reuse Tour yang sama.

Ujang menambahkan bahwa penerapan guna ulang perlu dipetakan berdasarkan sektor bisnis yang relevan. Pemerintah, misalnya, mendorong sektor FMCG untuk mulai menerapkan kemasan guna ulang pada produk-produknya. Selain itu, sektor hotel dan restoran juga memiliki peluang besar menerapkan guna ulang, terutama dengan memastikan layanan dine-in menggunakan peralatan makan guna ulang.

“Sektor lain yang sangat potensial adalah bisnis event. Jika setiap acara besar tidak memiliki protokol guna ulang, maka sampah kemasan sekali pakai akan terus bertambah. Karena itu penerapan sistem guna ulang dalam kegiatan event penting untuk mencegah timbulan sampah baru,” tambahnya.

Transisi Ekosistem Menuju Reuse Jadi Kunci Untuk Menekan Sampah Plastik

Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) menegaskan bahwa penguatan ekosistem guna ulang merupakan bagian penting dari agenda advokasi hulu untuk menekan produksi dan konsumsi plastik sekali pakai di Indonesia.

Sebagai koalisi yang terdiri dari sembilan organisasi lingkungan, AZWI mendorong sejumlah langkah strategis, mulai dari pembatasan produksi plastik sekali pakai, penguatan tanggung jawab produsen melalui penerapan Extended Producer Responsibility (EPR) yang nyata, hingga pengembangan dan standarisasi sistem guna ulang yang dapat diterapkan secara luas.

Kolaborasi antara Asosiasi Guna Ulang Indonesia (AGUNI) sebagai penggerak ekosistem guna ulang, praktik bisnis seperti yang dikembangkan oleh Alner, serta dukungan kebijakan pemerintah menunjukkan bahwa sistem guna ulang bukan lagi sekadar konsep, melainkan solusi yang mulai terbangun di lapangan.

Ke depan, AZWI menilai transformasi pengelolaan sampah di Indonesia harus bergerak lebih kuat dari hulu, tidak hanya berfokus pada pengolahan sampah setelah terbentuk, tetapi juga mengurangi produksi sampah sejak awal. Tanpa perubahan pada sistem produksi dan konsumsi, krisis sampah plastik akan terus berulang. Karena itu, penguatan reuse menjadi salah satu langkah kunci untuk mendorong perubahan tersebut.

Previous Post

Bangun Budaya Pilah Sampah, 50 Rumah Tangga Desa Oro-Oro Ombo Ikuti Program Zero Waste Cities Kota Batu

Next Post

Longsoran Sampah Bantargebang, Alarm Keras Tata Kelola Sampah Indonesia

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Anak Muda dan Zero Waste; Dari Perubahan Gaya Hidup Hingga Kebijakan

April 2, 2021
Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

February 1, 2023
Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

February 19, 2021
5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

February 9, 2021
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Indonesia and Other Countries’ Efforts in Ending Plastic Pollution

7373
Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

1371
plastic treaty

Mengungkap Solusi Palsu dalam Negosiasi Perjanjian Internasional tentang Plastik

928
Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

98
Bencana TPA Asia Jadi Alarm, Delegasi Indonesia Serukan Zero Waste di Pekan Iklim Yeosu

Bencana TPA Asia Jadi Alarm, Delegasi Indonesia Serukan Zero Waste di Pekan Iklim Yeosu

April 23, 2026
Pupuk Organik Cair Jadi Harapan Baru Petani Kota Batu Di Hari Bumi 2026

Pupuk Organik Cair Jadi Harapan Baru Petani Kota Batu Di Hari Bumi 2026

April 22, 2026
Kurangi Plastik Sachet, Komunitas Wadulink Buka Toko Isi Ulang Welink

Peran Perempuan dalam Menangani Sampah

April 21, 2026
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

April 14, 2026

Recent News

Bencana TPA Asia Jadi Alarm, Delegasi Indonesia Serukan Zero Waste di Pekan Iklim Yeosu

Bencana TPA Asia Jadi Alarm, Delegasi Indonesia Serukan Zero Waste di Pekan Iklim Yeosu

April 23, 2026
Pupuk Organik Cair Jadi Harapan Baru Petani Kota Batu Di Hari Bumi 2026

Pupuk Organik Cair Jadi Harapan Baru Petani Kota Batu Di Hari Bumi 2026

April 22, 2026
Kurangi Plastik Sachet, Komunitas Wadulink Buka Toko Isi Ulang Welink

Peran Perempuan dalam Menangani Sampah

April 21, 2026
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

April 14, 2026
Aliansi Zero Waste Indonesia

Aliansi Zero Waste Indonesia | Go For Zero Waste

Follow Us

  • Facebook
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • LinkedIn

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In