Sunday, April 19, 2026
  • Login
EnglishIndonesian
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
EnglishIndonesian
Home article

Pembakaran Sampah Sumber Utama Mikroplastik di Udara Indonesia

by Aliansi Zero Waste Indonesia
March 29, 2026
in article
Reading Time: 4min read
0
Mikroplastik Ditemukan pada Otak Tikus, Bagaimana dengan Manusia?
0
SHARES
45
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Polusi plastik selama ini sering dibayangkan sebagai masalah laut. Namun, temuan terbaru menunjukkan bahwa plastik kini telah berpindah ke medium yang lebih dekat dengan tubuh manusia: udara.

Riset yang dilakukan oleh anggota Aliansi Zero Waste Indonesia yakni Ecological Observation and Wetland Conservations (Ecoton) bersama Society of Indonesian Environmental Journalist (SIEJ) pada Mei–Juli 2025 di 18 kota di Indonesia mengungkap fakta penting: mikroplastik telah terdeteksi di udara yang kita hirup setiap hari, bahkan di zona pernapasan manusia.

Ini berarti, tanpa disadari, manusia tidak hanya “mengonsumsi” mikroplastik dari makanan dan air, tetapi juga dari udara.

Mikroplastik Ada di Hampir Semua Kota

Dalam penelitian tersebut, jumlah partikel mikroplastik yang ditemukan bervariasi antar kota.

Artinya, mikroplastik di udara bukan hanya berasal dari satu jenis aktivitas, tetapi dari berbagai sumber yang saling terhubung dengan kehidupan sehari-hari.

Pembakaran Sampah: Kontributor Utama (55%)

Temuan paling mencolok dari penelitian ini adalah bahwa sekitar 55–55,6% mikroplastik di udara berasal dari pembakaran sampah plastik. Dalam analisis berbasis kota, praktik ini terdeteksi di lebih dari setengah wilayah studi (55,6% kota).

Kenapa pembakaran jadi sumber terbesar?

Ketika plastik dibakar, materialnya tidak hilang. Sebaliknya, plastik terurai menjadi partikel mikro berukuran sangat kecil melalui asap, jelaga, dan abu serta mengandung polimer seperti:

  • Polyethylene (PE)
  • Polypropylene (PP)
  • Polybutene (PB)
  • PTFE
  • Polyester

Partikel ini kemudian melayang di udara dan mudah terhirup oleh manusia. Lebih jauh, praktik pembakaran sampah terbuka masih umum terjadi di permukiman padat, area tanpa layanan pengelolaan sampah, kawasan industri dan wisata.

Dengan kata lain, sumber utama mikroplastik ini bukan fenomena alam, melainkan hasil dari sistem pengelolaan sampah yang belum memadai.

Sumber Lain: Sistemik dan Terhubung dengan Gaya Hidup

Selain pembakaran sampah, penelitian Ecoton juga mengidentifikasi berbagai sumber lain yang berkontribusi terhadap mikroplastik di udara:

Temuan ini menunjukkan bahwa mikroplastik di udara adalah hasil akumulasi dari berbagai sistem—bukan satu sektor saja.

Ancaman Kesehatan: Polusi yang Tidak Terlihat

Mikroplastik didefinisikan sebagai partikel plastik berukuran kurang dari 5 mm, bahkan banyak yang jauh lebih kecil dari itu. Karena ukurannya yang sangat kecil: partikel dapat masuk ke saluran pernapasan, berpotensi mencapai paru-paru dan membawa bahan kimia berbahaya yang menempel pada permukaannya.

Paparan jangka panjang terhadap mikroplastik dikaitkan dengan gangguan pernapasan, inflamasi dan berpotensi dampak sistemik lainnya. Bahkan, yang membuatnya lebih berbahaya adalah sifatnya yang tidak terlihat dan terus-menerus terpapar.

Akar Masalah: Tata Kelola Sampah yang Gagal

Jika ditarik lebih dalam, temuan ini bukan hanya soal mikroplastik, tetapi tentang sistem. Dominasi pembakaran sampah sebagai sumber utama menunjukkan bahwa akses layanan pengelolaan sampah masih terbatas, praktik “bakar sampah” masih dianggap solusi, dan sistem pengurangan di sumber belum berjalan optimal. Padahal, pembakaran bukan solusi, melainkan memindahkan masalah dari tanah ke udara.

Untuk mengatasi mikroplastik di udara, pendekatannya tidak bisa parsial. Beberapa langkah kunci yang perlu didorong:

  • Hentikan pembakaran sampah terbuka
  • Kurangi plastik sekali pakai
  • Dorong sistem guna ulang (reuse)
  • Perbaiki layanan pengelolaan sampah, terutama di wilayah padat dan peri-urban.

Mikroplastik di udara adalah bentuk polusi yang paling dekat dengan manusia, karena kita menghirupnya setiap saat. Temuan bahwa lebih dari setengahnya berasal dari pembakaran sampah seharusnya menjadi alarm keras: krisis plastik bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga soal kesehatan dan keselamatan manusia. Jika tidak ada perubahan sistemik, maka plastik tidak hanya akan mengotori bumi, tetapi juga tubuh kita. (Kia)

Previous Post

Longsoran Sampah Bantargebang, Alarm Keras Tata Kelola Sampah Indonesia

Next Post

Lonjakan Harga dan Krisis Pasokan Plastik Tunjukkan Saatnya Indonesia Beralih ke Sistem Guna Ulang

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Anak Muda dan Zero Waste; Dari Perubahan Gaya Hidup Hingga Kebijakan

April 2, 2021
Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

February 1, 2023
Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

February 19, 2021
5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

February 9, 2021
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Indonesia and Other Countries’ Efforts in Ending Plastic Pollution

7373
Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

1371
plastic treaty

Mengungkap Solusi Palsu dalam Negosiasi Perjanjian Internasional tentang Plastik

928
Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

98
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

April 14, 2026
Brand Audit Ungkap Dominasi Sampah Sachet Di Kota Kediri, Refill System Jadi Solusi Strategis

Brand Audit Ungkap Dominasi Sampah Sachet Di Kota Kediri, Refill System Jadi Solusi Strategis

April 9, 2026
Lonjakan Harga dan Krisis Pasokan Plastik Tunjukkan Saatnya Indonesia Beralih ke Sistem Guna Ulang

Lonjakan Harga dan Krisis Pasokan Plastik Tunjukkan Saatnya Indonesia Beralih ke Sistem Guna Ulang

April 6, 2026
Mikroplastik Ditemukan pada Otak Tikus, Bagaimana dengan Manusia?

Pembakaran Sampah Sumber Utama Mikroplastik di Udara Indonesia

March 29, 2026

Recent News

Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

April 14, 2026
Brand Audit Ungkap Dominasi Sampah Sachet Di Kota Kediri, Refill System Jadi Solusi Strategis

Brand Audit Ungkap Dominasi Sampah Sachet Di Kota Kediri, Refill System Jadi Solusi Strategis

April 9, 2026
Lonjakan Harga dan Krisis Pasokan Plastik Tunjukkan Saatnya Indonesia Beralih ke Sistem Guna Ulang

Lonjakan Harga dan Krisis Pasokan Plastik Tunjukkan Saatnya Indonesia Beralih ke Sistem Guna Ulang

April 6, 2026
Mikroplastik Ditemukan pada Otak Tikus, Bagaimana dengan Manusia?

Pembakaran Sampah Sumber Utama Mikroplastik di Udara Indonesia

March 29, 2026
Aliansi Zero Waste Indonesia

Aliansi Zero Waste Indonesia | Go For Zero Waste

Follow Us

  • Facebook
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • LinkedIn

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In