Friday, January 16, 2026
  • Login
EnglishIndonesian
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
EnglishIndonesian
Home Reportase

Bahaya Limbah B3 Ancam Keselamatan Jiwa Warga Jawa Timur

by Aliansi Zero Waste Indonesia
December 1, 2020
in Reportase
Reading Time: 3min read
2
Bahaya Limbah B3 Ancam Keselamatan Jiwa Warga Jawa Timur

Mikroplastik Ecoton

0
SHARES
1000
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tanpa kita sadari, semakin berkembang teknologi industri, maka semakin banyak limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) yang dihasilkan. Kita sangat mudah menemukan sejumlah aktivitas yang menghasilkan limbah B3 karena produk-produk yang kita gunakan tidak memenuhi standar aman terhadap tanaman dan lingkungan.

Biasanya, limbah tersebut berasal dari sisa bahan kimia yang tidak terpakai atau sudah kedaluwarsa. Sifat limbah bahkan ada yang mudah meledak dan terbakar, reaktif, beracun, menyebabkan infeksi serta menyebabkan karat (korosif) dan lainnya.

Founder Ecoton, Prigi Arisandi mengatakan, kini terdapat delapan markas militer di Jawa Timur yang menjadi saksi bisu penimbunan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) dari berbagai industri sejak tahun 2013.  

Peneliti Ecoton melakukan pengecekan kualitas air yang diduga tercemar limbah B3 (Sumber: Dokumentasi Ecoton)

Delapan markas militer tersebut diantaranya Bhumi Marinir Karang Pilang (Surabaya), Pusat Pendidikan dan Latihan Pertahanan Udara Nasional (Surabaya), Markas Komando Armada Kawasan Timur (Koarmatim II) (Surabaya), AURI (Pasuruan), Gudang Pusat Senjata dan Optik II (Sidoarjo), Batalyon Kavaleri 8 (Pasuruan), Pasukan Marinir 2 (Sidoarjo), dan Satuan Radar 222 Ploso (Jombang).

“Kita sempet gak percaya juga saat menerima laporan (penimbunan limbah B3 di kawasan militer). Ini kan nggak bagus juga, itu aset negara, tapi malah dijadikan ladang bisnis oleh oknum-oknum tentara. Ya bisa dikatakan bahwa Jawa Timur ini kondisinya sudah darurat karena timbunan limbahnya sudah dimana-mana,” ujar Prigi dalam Webinar ‘Apa Kabar Limbah B3 di Jawa Timur’, Senin (30/11/2020).

Selain markas militer, Prigi menjelaskan bahwa penimbunan juga terjadi di kawasan yang berdekatan dengan rumah penduduk. Para pelaku industri menyalahgunakan limbah B3 untuk menjadi tanggul sungai atau menimbun jalan.

Diantara lokasi penimbunan tersebut berada di Kecamatan Wringinanom (Gresik), Desa Manduro (Mojokerto), Desa Lakardowo (Mojokerto), Kecamatan Sumobito dan Kecamatan Kesamben (Jombang), Desa Paciran (Lamongan), Desa Babadan (Nganjuk), Desa Maesan (Kediri), Kelurahan Blabak (Kediri), dan pinggir Jalan raya Cuwiri-Pagerwojo Desa Pucangan (Tulungagung).

“Data DLHK Jawa Timur tahun 2016, beban limbah B3 industri di Provinsi Jawa Timur tercatat 19,4 juta ton per tahun atau 1,6 juta ton per bulan. Ini tidak imbang, karena di Jawa Timur sendiri belum punya instalasi  pengolahan limbah B3,” jelasnya.

Prigi menilai penimbunan limbah B3 tanpa mengolahnya terlebih dahulu adalah praktik terlarang yang mengancam kesehatan manusia dan lingkungan. Sebab, dampak yang ditimbulkan sudah sangat meresahkan warga. 

Dari data yang diterima Ecoton, warga di sekitar penimbunan limbah terjangkit ISPA. Hal ini dikarenakan bau tak sedap yang ditimbulkan dari ribuan ton limbah alumunium yang ditumpuk, sehingga membuat warga sulit bernafas.

Tak hanya itu, proses hidrologi yang terjadi akibat penimbunan membuat pencemaran air tanah terjadi. Sehingga membuat banyak anak-anak hingga dewasa terserang penyakit gatal-gatal.

Perihal pengelolaan limbah B3, kata Prigi, sebetulnya telah diatur dalam PP 101 tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya, ditetapkan sebagai aturan pelaksanaan UU 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 59 ayat (7). Dimana, setiap orang yang menghasilkan limbah B3 wajib melakukan pengelolaan limbah B3 yang dihasilkannya.

“Seharusnya limbah B3 yang tidak bisa diolah, ditimbun dengan mekanisme yang benar, yakni memfasilitasi limbah dengan sistem sanitary landfill, dimana ruang timbun harus terlebih dahulu dipasang geomembran untuk mencegah kebocoran limbah,” kata Prigi.

“Lalu, juga dilengkapi bangunan dinding cor pembatas, kemudian diproses remediasi dan dilakukan penyelesaian menggunakan coverbelt dengan tanaman. Setelah itu, di sekitarnya juga ada sumur pantau air bawah tanah untuk memantau limbah B3 meresap ke tanah atau tidak,” tambahnya.

Prigi mengaku, bahwa proses pengolahan limbah seperti sanitary landfill memang merupakan pengolahan limbah yang sangat mahal. Namun, menurutnya, hal tersebut sudah menjadi konsekuensi untuk tiap-tiap industri. Sudah selayaknya industri bertanggung jawab terhadap limbah yang mereka hasilkan.

“Ini memang menjadi PR bagi kita bersama, mendorong pemerintah di provinsi atau daerah menegakkan peraturan bagi para pelaku industri, memberikan efek jera dan juga mewajibkan mereka untuk mendirikan instalasi pengolahan limbah B3, jadi jangan berpihak kepada perusak lingkungan,” pungkasnya. (Kia)

Tags: ecotonJawa TimurLakardowolimbah B3
Previous Post

Bahaya Dioksin dan Pencemaran Laut dari Sampah Plastik Sachet

Next Post

Toko Organis YPBB Bandung Fasilitasi Gaya Hidup Zero Waste

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Anak Muda dan Zero Waste; Dari Perubahan Gaya Hidup Hingga Kebijakan

April 2, 2021
Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

February 1, 2023
Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

February 19, 2021
5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

February 9, 2021
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Indonesia and Other Countries’ Efforts in Ending Plastic Pollution

7373
Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

1371
plastic treaty

Mengungkap Solusi Palsu dalam Negosiasi Perjanjian Internasional tentang Plastik

928
Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

98
Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

December 18, 2025
Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

December 16, 2025
Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

November 11, 2025
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

New Presidential Regulation on Waste-to-Energy (PSEL): A Shortcut that Threatens the Environment and State Finances

October 29, 2025

Recent News

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

December 18, 2025
Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

December 16, 2025
Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

November 11, 2025
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

New Presidential Regulation on Waste-to-Energy (PSEL): A Shortcut that Threatens the Environment and State Finances

October 29, 2025
Aliansi Zero Waste Indonesia

Aliansi Zero Waste Indonesia | Go For Zero Waste

Follow Us

  • Facebook
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • LinkedIn

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In