Friday, January 16, 2026
  • Login
EnglishIndonesian
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
EnglishIndonesian
Home Reportase

Revolusi Pasar Jebres: Sisa Pangan Jadi Donasi, Plastik Tak Lagi Dominasi

by Aliansi Zero Waste Indonesia
August 3, 2025
in Reportase
Reading Time: 3min read
0
Revolusi Pasar Jebres: Sisa Pangan Jadi Donasi, Plastik Tak Lagi Dominasi
0
SHARES
46
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SURAKARTA – Pasar Jebres di Kota Surakarta kini tak lagi sama. Berkat program “Pasar Minim Sampah” yang diinisiasi oleh Yayasan Gita Pertiwi bersama Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI), pasar tradisional ini berhasil menunjukkan perubahan signifikan hanya dalam beberapa bulan. Praktik-praktik baik yang diterapkan tidak hanya sukses mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, tetapi juga mampu menyelamatkan puluhan kilogram pangan yang nyaris menjadi sampah setiap harinya.

Program yang dimulai sejak April 2024 ini menjadi jawaban atas masalah timbulan sampah pasar yang berkontribusi pada beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo yang sudah kelebihan muatan. Data riset baseline menunjukkan Pasar Jebres sebagai salah satu pengguna kantong plastik sekali pakai (KPSP) tertinggi di antara lima pasar yang disurvei di Solo, dengan rata-rata 83 lembar per pedagang setiap harinya.

Awalnya, program ini berfokus sebagai “Pasar Bebas Plastik”. Namun, temuan di lapangan mengubah arah strategi. “Melihat kondisi timbulan sampah yang lebih dominan sayuran sisa, maka fokus program pasar tidak hanya pada pengurangan plastik, namun juga pada jumlah sampah yang masuk ke TPA termasuk sampah organik,” demikian terungkap oleh Alfian. Hasil observasi mengkonfirmasi bahwa sampah organik mendominasi hingga lebih dari 50% dari total sampah harian di Pasar Jebres.

“Keranjang Pangan Berlebih”: Dari Sampah Menjadi Berkah

Salah satu inovasi paling berdampak dari program ini adalah “Keranjang Susut dan Sisa Pangan”. Melalui tiga keranjang yang disediakan, para pedagang secara sukarela mengumpulkan sayur dan buah yang tidak terjual namun masih sangat layak dikonsumsi.

Hasilnya luar biasa. Rata-rata 28 kilogram pangan berhasil diselamatkan setiap hari. Pangan bergizi ini kemudian didistribusikan kepada kelompok yang membutuhkan, seperti Panti Griya PMI, Panti Laras Utami, Paguyuban Pemulung Putri Cempo, dan masyarakat di Kelurahan Pucangsawit.

“Dengan semua pengelolaan ini, hanya sampah residu atau sisa campuran saja yang akhirnya perlu diangkut ke TPA,” ungkap Alfian dari Gita Pertiwi. Praktik ini tidak hanya mengurangi sampah makanan, tetapi juga menjadi ladang amal bagi para pedagang.

Plastik Berkurang, Kesadaran Bertambah

Upaya mengurangi sampah plastik juga membuahkan hasil positif. Melalui serangkaian edukasi dengan jambret plastik sekali pakai, kampanye kreatif, hingga pembagian tas belanja guna ulang, konsumsi kantong plastik sekali pakai (KPSP) oleh pedagang berhasil ditekan.

Laporan riset endline mencatat adanya penurunan konsumsi KPSP sebesar 14%, dari rata-rata 83 lembar menjadi 71 lembar per pedagang per hari. Dua jenis plastik yang paling sering digunakan adalah plastik bening dan kantong plastik kresek.

Meski demikian, jalan menuju pasar yang sepenuhnya bebas plastik masih panjang. Edukasi perlu terus dilakukan agar terbiasa untuk membatasi penggunaan plastik dan beralih pada kantong/kemasan yang lebih ramah lingkungan seperti penerapan system guna ulang.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Meskipun praktik baik telah bermunculan, pengelolaan sampah secara umum di Pasar Jebres perlu di optimalkan lagi. Delapan titik bin sampah yang tersedia masih menampung sampah yang tercampur antara organik, anorganik, dan residu. Selain itu, belum ada kebijakan tertulis yang spesifik dari pemerintah kota terkait pembatasan plastik di Kota Surakarta.

Namun, dukungan juga datang dari para pedagang itu sendiri. Dari hasil riset endline mayoritas besar pedagang (78,6%) menyatakan bersedia jika ada kebijakan pembatasan plastik, dengan syarat penting: tersedianya solusi alternatif yang efektif dan terjangkau, serta tidak adanya denda. Selain itu Gita Pertiwi juga mendorong pemerintah terutama Dinas Perdagangan, petugas pasar, dan pedagang, adanya praktik pemilahan di Pasar Jebres dan mendorong adanya perwali untuk pembatasan plastik sekali pakai dan pemilahan dari sumber di Kota Surakarta.

Praktik baik Pasar Jebres adalah bukti bahwa dengan kolaborasi dan pendekatan yang tepat, pasar tradisional mampu bertransformasi menjadi ruang ekonomi yang lebih ramah lingkungan, sekaligus memperkuat solidaritas sosial. (Gita Pertiwi)

Previous Post

Menuju Titik Akhir Negosiasi: Saatnya Indonesia Bersikap Tegas di INC 5.2

Next Post

Masyarakat Sudah Bergerak, Saatnya Reuse Jadi Prioritas di Perjanjian Plastik Global

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Anak Muda dan Zero Waste; Dari Perubahan Gaya Hidup Hingga Kebijakan

April 2, 2021
Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

February 1, 2023
Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

February 19, 2021
5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

February 9, 2021
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Indonesia and Other Countries’ Efforts in Ending Plastic Pollution

7373
Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

1371
plastic treaty

Mengungkap Solusi Palsu dalam Negosiasi Perjanjian Internasional tentang Plastik

928
Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

98
Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

December 18, 2025
Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

December 16, 2025
Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

November 11, 2025
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

New Presidential Regulation on Waste-to-Energy (PSEL): A Shortcut that Threatens the Environment and State Finances

October 29, 2025

Recent News

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

December 18, 2025
Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

December 16, 2025
Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

November 11, 2025
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

New Presidential Regulation on Waste-to-Energy (PSEL): A Shortcut that Threatens the Environment and State Finances

October 29, 2025
Aliansi Zero Waste Indonesia

Aliansi Zero Waste Indonesia | Go For Zero Waste

Follow Us

  • Facebook
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • LinkedIn

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In