Saturday, January 17, 2026
  • Login
EnglishIndonesian
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring
No Result
View All Result
Aliansi Zero Waste Indonesia
EnglishIndonesian
Home Infografik False Solutions

Benarkah Pembangunan PLTSa Putri Cempo Sebuah Solusi? atau hanya Ilusi?

by Aliansi Zero Waste Indonesia
October 7, 2022
in False Solutions, Reportase
Reading Time: 3min read
0
Benarkah Pembangunan PLTSa Putri Cempo Sebuah Solusi? atau hanya Ilusi?
0
SHARES
976
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Polemik Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) kian bertambah. Hal ini disebabkan sebuah PLTSa baru yang sedang dibangun di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo yang berada di Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres. Langkah pembangunan PLTSa di TPA Putri Cempo ini dianggap sebagai terobosan Pemerintah Kota Surakarta dalam menangani tumpukan sampah yang mencapai 94,9 juta ton setahun di TPA tersebut. Benarkah salah saatu jenis teknologi termal ini bagian dari solusi? atau malah jadi sebuah ilusi?

Beberapa waktu lalu, Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Jawa Tengah menyelenggarakan diskusi publik bertajuk “Mengawal Pembangunan PLTSa Putri Cempo” di Hotel Adhiwangsa, tepatnya pada 28 September 2022. Kegiatan ini dihadiri oleh 23 peserta yakni warga terdampak PLTSa, WALHI, Nexus3 Foundation, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surakarta, Yayasan Gita Pertiwi, Bappeda Surakarta, akademisi, wartawan dan mahasiswa. Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, dan perwakilan DPRD Surakarta turut diundang. Akan tetapi, keduanya mangkir dari diskusi tersebut.

Program Manager Nexus3 Foundation, Krishna Zaki menjelaskan bahwa sampah di Indonesia saat ini didominasi oleh sampah organik yang lembab dan basah, sedangkan bahan baku yang diperlukan PLTSa adalah sampah anorganik yang memiliki kalor tinggi. “Sampah yang sudah ada di PLTSa Putri Cempo juga sudah tercampur sehingga perlu dipilah terlebih dahulu,” paparnya.

PLTSa Putri Cempo diproyeksikan memerlukan 200 ton sampah baru dan 189 ton sampah lama untuk menghasilkan 10 megawatt/hari. Meski sampah lama juga akan digunakan sebagai bahan baku sebanyak 48%, jumlah tersebut dinilai masih kurang untuk mencapai syarat bahan baku PLTSa Putri Cempo sebanyak 389 ton/hari.

“Hal ini tentu kontradiktif dengan kebijakan pengelolaan sampah dari hulu yang dikeluarkan oleh Pemkot Surakarta karena proyeksi sampah terus menurun tiap tahunnya,” ujar Khrisna. Berdasarkan data DLH Surakarta, pada tahun 2020 jumlah sampah yang masuk ke TPA Putri Cempo sebanyak 295,54 ton/hari. Angka ini turun 2,7% dari tahun sebelumnya yang mencapai 303, 81 ton/hari.

Arthaty Mulasih, perwakilan DLH Surakarta, menerangkan bahwa PLTSa akan menjadi solusi TPA yang sudah overload sejak tahun 2010. Ia juga menjelaskan, skema pembiayaan operasi PLTSa Putri Cempo sepenuhnya ditanggung oleh pihak ketiga, China Construction Bank (CCB) Indonesia, dan tidak menggunakan APBD Kota Surakarta. PT Surya Citra Metro Plasma Power (SCMPP) bertanggung jawab sebagai penggarap proyek PLTSa sejak 2018. “Saat ini proyek telah mencapai 88,51% dan diperkirakan akan beroperasi pada awal 2023,” ungkap Arthaty.

Pada tanggal 27 – 29 Juni 2022 telah dilaksanakan uji coba pengoperasian mesin dengan memanfaatkan sampah lama. Arthaty mengungkapkan bahwa dalam uji coba tersebut, listrik yang dihasilkan masih jauh dari yang dipersyaratkan. Produksi listrik yang dihasilkan hanya 125 KwH, sedang target yang telah ditetapkan adalah 200 KwH. “Namun, hal ini masih bisa diterima karena uji coba ini masih menggunakan sampah lama,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif WALHI Jateng, Fahmi Bastian, mengkritisi dampak lingkungan, ekonomi, dan sosial keberadaan PLTSa Putri Cempo. Menurutnya, penyusunan Adendum AMDAL RKL RPL Pengelolaan TPA Putri Cempo dan Rencana Pembangunan PLTSa 2018 yang dinilai melewati ambang batas parameter lingkungan dan baku mutu. “PLTSa ini akan berdampak signifikan terhadap upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sehingga lebih baik membuat AMDAL yang baru bukan adendum,” ujarnya.

Senada dengan Fahmi, Ketua Paguyuban Pemulung PLTSa Putri Cempo, Parno turut menyuarakan keluhannya. Ia mengeluhkan polusi pembakaran sampah, padahal dalam sosialisasi sebelumnya disampaikan bahwa metode gasifikasi yang digunakan PLTSa Putri Cempo tidak mengakibatkan polusi. Pada uji coba akhir Juni lalu, warga sekitar juga mengeluhkan kebisingan yang dihasilkan oleh mesin generator tanpa adanya peredam suara.

Tak hanya Parno, Karni, selaku warga terdampak pembangunan PLTSa Putri Cempo juga mempertanyakan nasib para pemulung. Dalam sosialisasi sebelumnya, pemulung dijanjikan akan dibuatkan tempat tersendiri dan terjamin kesejahteraannya. Namun, dalam skema ini para pemulung masih belum mengetahui apakah semua pemulung masih bisa masuk ke area tersebut, mengingat tidak semua pemulung masuk ke database pemulung. “Katanya mau disejahterakan, tapi ndak tau sejahtara yang gimana,” keluhnya.

Sementara itu, Direktur Program Yayasan Gita Pertiwi Titik Eka Sasanti mengatakan PLTSa bukan solusi cerdas untuk mengatasi persoalan sampah. Menurutnya, teknologi ini memang akan menghilangkan tumpukan sampah yg menggunung di TPA, tapi itu solusi sesaat yang akan menimbulkan persoalan baru di lingkungan, kesehatan, ekonomi dan sosial sebab sampah bukan menghilang namun berubah menjadi zat lain yang membahayakan. “Mengurangi sampah dari sumbernya, kemudian melakukan pengelolaan sampah dengan pilah, kelola dan manfaatkan merupakan solusi tepat. Harus dioptimalkan fungsi bank sampag, tidak hanya pilah sampah yang bernilai ekonomi, tetapi juga pilah sampah organik untuk digunakan meningkatkan produksi pangan perkotaan,” pungkasnya. (Kia)

Tags: azwipltsaPLTSa Putri Cempoteknologi termalTPAzero waste cities
Previous Post

Wujudkan Sekolah Bebas Sampah Sekali Pakai di Jawa Tengah

Next Post

Nol Sampah Ajak Masyarakat Jombang Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Anak Muda dan Zero Waste; Dari Perubahan Gaya Hidup Hingga Kebijakan

April 2, 2021
Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

Budidaya Maggot BSF, Solusi Kurangi Sampah Makanan yang Bernilai Ekonomis

February 1, 2023
Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019, Solusi Jitu Pengurangan Sampah Produsen?

February 19, 2021
5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

5 Rekomendasi Bulk Store Keren di Jakarta untuk Kamu!

February 9, 2021
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

Indonesia and Other Countries’ Efforts in Ending Plastic Pollution

7373
Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

Pawai Bebas Plastik 2023: Dorong Pemerintah serta Produsen untuk Menghentikan Pencemaran Plastik

1371
plastic treaty

Mengungkap Solusi Palsu dalam Negosiasi Perjanjian Internasional tentang Plastik

928
Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

Perdana, Kabupaten Gresik Akhirnya Punya Kampung Bebas Sampah Zero Waste Cities

98
Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

December 18, 2025
Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

December 16, 2025
Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

November 11, 2025
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

New Presidential Regulation on Waste-to-Energy (PSEL): A Shortcut that Threatens the Environment and State Finances

October 29, 2025

Recent News

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

Wajah Bersih Pasar Tradisional: Praktik Cerdas Minim Sampah di Pasar Jebres Surakarta Hingga Apresiasi Oleh Menteri Perdagangan

December 18, 2025
Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

Children Environmental Action di Pulau Bawean: Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

December 16, 2025
Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

Dari Sampah Jadi Cuan: Achmad Taufik, Warga Gresik Sulap Tumpukan Daun Jadi Emas

November 11, 2025
Gaya Hidup Zero Waste Sebagai Solusi Hidup Minim Sampah

New Presidential Regulation on Waste-to-Energy (PSEL): A Shortcut that Threatens the Environment and State Finances

October 29, 2025
Aliansi Zero Waste Indonesia

Aliansi Zero Waste Indonesia | Go For Zero Waste

Follow Us

  • Facebook
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • LinkedIn

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Artikel
    • Reportase
    • Siaran Pers
    • Feature
  • Publikasi
    • Laporan
    • Buletin
  • Pendekatan Zero Waste
    • Isu Strategis
      • Pengurangan Produksi Plastik
      • Penurunan Pola Konsumsi Plastik
      • Sistem Guna Ulang
      • Solusi Semu
      • Sampah Organik
    • Flagship Program
      • Zero Waste Cities and Island
      • Plastics Treaty
      • Brand Audit
      • Project Boost
      • Sekolah Ekologis
      • Project Merit
  • Tentang Kami
    • Profil Aliansi
    • Anggota
    • Dewan Pengarah
    • Sekretariat Nasional
    • Jejaring

© 2020 Aliansi Zero Waste Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In